Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Proyek Bin Salman Gagal di Suriah dan Yaman, Media Inggris Sebut Saudi Ingin Rekonsiliasi

Published 27/02/2023 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Riyadh,LiputanIslam.com-Majalah Inggris, Economist menyatakan, Saudi telah mengganti strategi permusuhan terhadap negara-negara Kawasan dan penggulingan pemerintahan Suriah dan Yaman dengan strategi rekonsiliasi.

“Umumnya para diplomat jarang mengakui kegagalan. Namun ini adalah tindakan yang dilakukan Menlu Saudi pada 18 Februari di Konferensi Keamanan Munich,”tulis Economist.

Menurut Economist, awalnya Kerajaan Saudi berusaha mengucilkan Bashar Assad dan menyebutnya sebagai “diktator Suriah dengan tangan berlumur darah.” Namun belakangan, saat Menlu Saudi Faisal bin Farhan di Munich ditanya soal rumor perubahan sikap Riyadh terhadap Damaskus,ia menjawab bahwa upaya pengucilan Assad telah mendekati akhir.

“Ada kesepakatan bahwa situasi ini sudah tidak bisa dijalankan lagi,”katanya.

Saudi, tulis Economist, selama satu dekade terakhir menggelontorkan puluhan milyar dolar untuk menggulingkan dua musuhnya, yaitu Assad dan kelompok Houthi, yang merupakan gerakan Syiah dan mengontrol sejumlah besar kawasan Yaman.

Menurut Economist, kemungkinan Riyadh akan mengumumkan bahwa pihaknya gagal dalam 2 upaya ini. Namun itu tidak berarti bahwa Saudi menyukai para penentangnya, sebab seperti kebanyakan kerajaan lain di Timteng, Riyadh memandang pihak-pihak lain di Dunia Arab sebagai pengganggu dan biang kerepotan.

Oleh karena itu, lanjut Economist, Saudi sejak awal mendukung pemberontakan terhadap Assad dan mengirim senjata serta uang sejak tahun 2012 kepada oposisi. Namun pemberontakan ini berakhir dengan kegagalan: persenjataan ringan negara-negara Teluk Persia dan Barat tidak mampu menyamai investasi strategis Iran dan,  belakangan, Rusia, yang memiliki fasilitas berkali-kali lipat lebih banyak.

“Namun bahkan setelah kemenangan Assad dalam perang, Saudi, dan Qatar, enggan menjalin hubungan kembali dengan Damaskus atau mengizinkan Suriah kembali ke Liga Arab; yang telah dibekukan sejak tahun 2011. Meski begitu, sekarang negara-negara ini tidak lagi bersikeras atas hal ini. Bin Farhan dalam Konferensi Munich mengatakan, para diplomat Teluk Persia secara personal meyakini bahwa tidak ada lagi jalur yang jelas untuk menyingkirkan Assad,”tulis Economist. (af/fars)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account