Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Pesawat Pembom Nuklir Rusia Dekati AS

Published 15/06/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

tu95_2Seattle, LiputanIslam.com — Pesawat-pesawat tempur AS menyergap 4 pesawat pembom nuklir Tu-95 Bear-H Rusia yang mendekati wilayah udara AS bulan ini. Demikian keterangan pejabat-pejabat militer AS sebagaimana dilaporkan CNN, Jumat (13/6).

Menurut keterangan tersebut, 4 pesawat pembom strategis jarak jauh Tu-95 dan sebuah pesawat pengangkut bahan bakar disergap di dekat wilayah udara Alaska, AS tanggal 4 Juni lalu.

Kapten Jeff Davis, jubir komando pertahanan udara Amerika Utara mengatakan kepada CNN bahwa ini adalah insiden pertama sejak Juli 2012.

Ke-empat pembom tersebut terbang mendekati zona indentifikasi pertahanan udara AS yang berjarak 200 km dari lepas pantai Alaska. Pesawat-pesawat F-22 AU AS pun langsung mencegat mereka.

Dua dari pembom TU-95 itu pun berbelok arah ke barat (Rusia), namun 2 lainnya meneruskan terbang ke selatan hingga ke lepas pantai Kalifornia. Keduanya kemudian dicegat oleh pesawat-pesawat F-15, hanya 50 mil dari lepas pantai Kalifornia.

Jubir Pentagon Kolonel Steve Warren meyakini bahwa pesawat-pesawat pembom tersebut tengah dalam misi latihan. Menurutnya, pesawat-pesawat itu sama sekali tidak melanggar wilayah udara AS.

“Mereka mengikuti semua protokol, dan itu adalah pertemuan yang dilakukan secara profesional oleh kedua pihak,” tambahnya.

Wilayah udara AS sendiri secara resmi berjarak 22,2 km dari lepas pantai.

Menurut otoritas penerbangan AS, setiap pesawat yang memasuki zona identifikasi keamanan yang berjarak 200 km dari lepas pantai Amerika dan Kanada, harus memberikan laporan, menjaga kontak radio, dan memiliki transponder radar.

Menurut Davis, rata-rata dalam setahun 10 kali pesawat-pesawat udara Rusia memasuki zona identifikasi pertahanan AS. Namun seorang pejabat tinggi militer AS baru-baru ini menyebutkan bahwa Rusia telah meningkatkan aktifitas pesawat-pesawat udaranya di wilayah Asia Pasifik, terutama setelah terjadinya krisis di Ukraina.

“Mereka datang dengan pesawat-pesawat jarak jauhnya di dekat Kalifornia, mereka mengitari Guam,” kata Jendral Herbert “Hawk” Carlisle, dalam sebuah konperensi yang digelar Center for Strategic and International Studies di Washington.

Guam adalah pangkalan bagi pesawat-pesawat pembom jarak jauh B-2 dan B-52 AS dengan wilayah operasi seluruh kawasan Pasifik.

Penerbangan-penerbangan militer Rusia juga meningkat di sekitar wilayah Jepang dan Korea, sebagaimana juga kehadiran kapal-kapal perang Rusia,” tambah Carlisle.

Namun “konfrontasi” tidak hanya terjadi di dekat wilayah AS. Pada bulan April lalu sebuah pesawat pengamat AS nyaris ditabrak oleh pesawat tempur Rusia di Laut Okhotsk antara Rusia dan Jepang.

Disebut sebagai “aksi seperti dalam film”, pesawat tempur SU-27 Rusia melintas 100 meter di depan pesawat RC-135U AS, kemudian memamerkan senjata-senjata yang dibawa di bawah perutnya kepada pilot pesawat AS.

Selain itu pada bulan yang sama pesawat-pesawat tempur Rusia juga melakukan “serangan pura-pura” terhadap kapal tempur USS Donald Cook yang tengah berlayar di Laut Hitam. Dan masih di bulan yang sama, 2 pesawat pembom Rusia dicegat oleh pesawat-pesawat tempur F-16 Belanda ketika terbang mendekati wilayah udara Belanda. Pesawat-pesawat itu selanjutnya dikawal pesawat-pesawat tempur Inggris kembali ke pangkalannya di Baltik.

Sementara itu hari Sabtu (14/3), AS mengirim 2 pesawat pembom strategis siluman B-2 ke Inggris untuk melakukan latihan tempur. Tiga pembom strategis B-52 yang lebih lama juga dikirim untuk menjalani latihan bersama Inggris selama 2 minggu di Inggris.(ca/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account