Beirut,LiputanIslam.com-Di tengah memanasnya perundingan penentuan batas laut antara Lebanon dan Israel, faksi Amal pimpinan Nabih Berri merilis sebuah video, yang dianggap sebagai peringatan kepada Rezim Zionis.
Bagian awal video ini menunjukkan sejumlah titik koordinat beberapa pemukiman Zionis. Setelah itu, video yang dibuat sekutu Hizbullah ini memamerkan para personel Amal yang mempersiapkan landasan peluncuran rudal ke sejumlah target yang diyakini milik Israel.
Situs al-Akhbar melaporkan, para netizen dibuat kaget dengan video ini, sebab ini adalah kali pertama faksi Amal memublikasikan klip perang terhadap Rezim Zionis. Sebelum ini, Amal pada akhir dekade 80-an telah menyerahkan masalah senjata kepada Hizbullah.
Amal adalah singkatan dari Afwaj al-Muqawamah al-Lubnaniyah. Faksi ini didirikan oleh Imam Musa Sadr di tahun 1974 dengan nama Harakah al-Mahrumin. Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri memegang kepemimpinan Amal sejak 1980.
Di masa perang saudara Lebanon, Amal berperang melawan Rezim Zionis. Sejumlah operasi militer yang menargetkan Israel tercatat atas nama faksi ini.
Saat ini, Lebanon dan Israel tengah mempersengketakan ladang gas Karish. Pada 5 Juni lalu, sebuah kapal eksplorasi milik perusahaan Energin memasuki kawasan sengketa tersebut, yang langsung berhadapan dengan respons pedas dan kecaman dari Beirut.
Perundingan teknis antara Lebanon dan Rezim Zionis untuk menyelesaikan sengketa perbatasan bahari sudah dimulai sejak Oktober 2020 dengan mediasi AS. Namun hingga kini belum membuahkan hasil yang jelas. (af/fars)