Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Seperti Diduga, Rusia Veto Draft Resolusi terkait Krisis Ukraina

Published 26/02/2022 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

New York, LiputanIslam.com –Seperti yang sudah diduga sebelumnya, draft resolusi anti-Rusia terkait dengan kecaman atas apa yang disebut draft sebagai “serangan Rusia ke Ukraina” diveto oleh Rusia dalam sidang Dewan Keamanan PBB yang digelar Jumat (25/2/2022) waktu setempat. CNN melaporkan, veto atau penentangan atas draft resolusi dikeluarkan oleh Rusia, sementara Cina, India, dan Uni Emirat Arab memilih bersikap abstain. Sebelas anggota DK PBB lainnya memberikan suara mendukung draft yang dirancang oleh AS tersebut.

Pembahasan atas draft resolusi dihubungkan dengan operasi militer Rusia pada Kamis, 24 Februari 2022. Operasi militer dilakukan hanya beberapa hari setelah Moskow secara resmi mengakui kemerdekaan Republik Rakyat Luhansk dan Donetsk dari Ukraina. Menurut Rusia, Ukraina tidak mematuhi komitmennya di bawah kesepakatan Minsk yang ditandatangani pada tahun 2014 dan 2015 untuk menyelesaikan konflik antara dua provinsi timur Ukraina itu dengan Kiev.

Negara-negara Barat ajuga dilaporkan telah menjatuhkan sejumlah sanksi terhadap Rusia karena tindakannya itu. Mereka dikabarkan tengah mengkaji pemutusan akses Moskow ke sistem jaringan pesan finansial SWIFT.

Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, dikutip oleh AFP menyatakan kekecewaannya karena draft tersebut gagal diratifikasi oleh DK PBB. Linda mengatakan, “Biarkan saya membuat suatu hal jelas. Rusia, Anda bisa memveto resolusi ini. Tapi, Anda tak bisa memveto suara kami. Anda tidak bisa memveto kebenaran. Anda tidak bisa memveto prinsip kami. Anda tidak bisa memveto warga Ukraina.”

Linda juga menambahkan, “Kami bersatu mendukung Ukraina dan warganya, meskipun ada satu anggota tetap Dewan Keamanan yang sembrono dan tidak bertanggung jawab; yang menyalahgunakan kekuasaannya, untuk menyerang tetangganya dan menumbangkan PBB dan sistem internasional kita.”

Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, berterima kasih kepada anggota dewan yang tidak mendukung draft resolusi yang dibuat oleh AS tersebut. Sambil menyebut draft itu sebagai ‘anti-Rusia’m Nebenzia menyatakan, “Draft resolusi Anda tidak lain adalah langkah brutal dan tidak manusiawi lainnya di papan catur Ukraina ini.”

Berdasarkan kepada aturannya, draft resolusi ini akan dibawa ke pertemuan Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 orang, untuk kemudian dijadikan sebagai keputusan Majelis Umum.

Berbagai rancangan resolusi yang diajukan ke forum DK PBB memang sering gagal disepakati, gara-gara adanya hak istimewa veto yang dimiliki oleh AS, China, Rusia, Prancis, dan Inggris. Sebagai contoh, lebih dari empat puluh draft resolusi kecaman terkait dengan kekejaman Israel di Palestina tidak pernah menjadi resolusi, karena pasti dikecam oleh AS. (os/cnn/reuters/li)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account