Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Cina Deportasi Seniman Australia yang Singgung Tragedi Tiananmen

Published 06/06/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

140602211607-guo-jian-4-story-topHongkong, LiputanIslam.com — Pemerintah Cina akan segera mendeportasi seniman berdarah campuran Cina-Australia yang telah menyinggung Tragedi Tiananmen dengan karya seninya dan mengecam pemerintah Cina atas tragedi tersebut.

Guo Jian yang memegang passport Australia meski tinggal di Cina, ditangkap polisi Cina akhir pekan lalu, sehari setelah karya terakhirnya muncul di media Amerika Financial Times. Karya seni tersebut berupa diorama Lapangan Tiananmen yang terbuat dari daging babi seberat 160 kg.

Dalam pernyataannya yang menyertai pemuatan gambar diorama tersebut, Guo mengecam keras aksi kekerasan yang dilakukan militer Cina terhadap para demonstran tanggal 4 Juni 1989.

“Tentara dianggap sebagai institusi yang dicintai. Namun di Tiananmen saya menyadari hal itu tidak demikian. Mereka akan membunuh jika diperintah,” kata Guo.

Otoritas Cina mengklaim menahan Guo karena masalah visa dan akan mendeportasinya dalam waktu 15 hari setelah ditahan.

Aktifis Amnesty International di Cina, William Nee mengatakan bahwa penyebab ditahan dan dideportasinya Guo adalah karena kebebasan ekspresi yang dilarang pemerintah Cina.

Lahir di Cina, Guo sempat bergabung dengan militer Cina akhir dekade 1970-an dan terlibat dalam perang Cina-Vietnam saat berusia 17 tahun. Ia kemudian bekerja sebagai pegawai propaganda pada sebuah perusahana angkutan dan kemudian belajar sekolah seni di Beijing.

Kepada Financial Times ia mengaku melihat aksi penembakan oleh tentara Cina terhadap demonstran mahasiswa di Lapangan Tiananmen. Ia juga melihat mayat-mayat menumpuk di rumah sakit lokal.

“Berjalan di dalam rumah sakit dan ke dalam ruang gawat darurat yang penuh dengan mayat, bau darah lebih menyengat daripada di ruang studio saya. Saya terguncang, marah, sedih, dan tidak berdaya,” katanya kepada Financial Times.

Setelah peristiwa itu dan demi menghindari penangkapan, Guo melarikan diri ke Australia yang menerimanya sebagai warganegara baru dan tinggal selama 13 tahun.(ca/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account