Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pakistan Perintahkan Penangkapan Pejabat AS

Published 06/06/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

DroneAttacksinPakistanIslamabad, LiputanIslam.com — Pengadilan Pakistan memerintahkan penangkapan terhadap mantan kepala operasi badan inteligen AS (CIA) di Pakistan karena dianggap bertanggungjawab atas pembunuhan warga Pakistan dengan serangan pesawat tanpa awak (drone).

Jaksa menyebutkan bahwa Jonathan Banks, pejabat CIA dimaksud, bertanggungjawab atas serangan drone yang menewaskan sejumlah penduduk sipil Pakistan tahun 2009.

Hakim Shaukat Aziz Siddiqui mengeluarkan perintah penangkapan tersebut setelah mengadakan sidang atas petisi yang diajukan oleh antifis anti serangan drone Kareem Khan. Seorang putra dan saudara kandung Khan menjadi korban serangan drone AS di distrik Waziristan Utara tahun 2009.

“Hakim Shaukat Aziz Siddiqui dari Pengadilan Tinggi Islamabad hari ini memerintahkan pendaftaran kasus kriminal atas tindakan pembunuhan, konspirasi, serangan terhadap rakyat Pakistan dan serangan-serangan di bawah Undang-Undang Terorisme tahun 1997, terhadap Jonathan Banks,” kata pengacara Khan kepada pers.

Penyamaran Jonathan Banks di Pakistan terbongkar tahun 2010 setelah namanya disebutkan dalam sebuah sidang pengadilan. Ia pun segera meninggalkan posnya di Pakistan.

“Perintah penangkapan kini adalah kemenangan bagi warga sipil tak bersalah yang telah dibunuh oleh serangan-serangan drone Amerika di Pakistan,” kata, tambah Mirza Shahzad Akbar, pengacara. Ia juga menambahkan bahwa kasus ini akan menjadi pembuka bagi kasus-kasus serupa terhadap Amerika atas serangan-serangan drone yang dilakukannya terhadap warga Pakistan.

Khan telah berjuang selama 4 tahun untuk menjadikan kasusnya didengar pengadilan. Selama itu ia mendapat dukungan dari Foundation for Fundamental Rights. Tahun ini juga Khan mengalami penculikan setelah berbicara di hadapan anggota-anggota parlemen Inggris, Jerman dan Belanda. Ia dibebaskan 4 hari kemudian di tengah kecurigaan para penculiknya adalah agen inteligen Pakistan sendiri.

Program serangan drone AS telah menjadi hambatan utama hubungan Pakistan dengan AS dalam beberapa tahun terakhir. Namun saat ini program tersebut telah menurun tajam karena semakin kritisnya publik Pakistan dan dunia atas masalah ini serta situasi politik di Pakistan yang telah berubah.

Para pajabat AS kepada Associated Press mengatakan bahwa mereka telah berhasil membunuh sebagian besar pemimpin Al Qaida di Pakistan dengan serangan drone. Adapun yang masih tinggal adalah mereka yang keberadaannya lebih sulit dilacak.

Diperkirakan lebih dari 2.000 warga Pakistan telah tewas oleh serangan-serangan drone AS sejak tahun 2008. Program ini dianggap telah membunuh lebih banyak warga sipil daripada para teroris.(ca/bbc/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account