Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Berita Video

[Video] Berdebat dengan Pakar Geopolitik Dina Y Sulaeman, Rabi Yahudi Ini Walkout dari Seminar

Published 02/06/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Jakarta, LiputanIslam.com –   Sebuah seminar dengan tema “Reconciliation between Muslims and Jews” diselenggarakan tanggal 30 Mei 2021 oleh The Yeshiva Institute. Dalam seminar tersebut hadir sebagai pembicara: Rabi Yahudi Israel Levanen, Pakar Geopolitik Dr. Dina Sulaeman, dan Filolog Menachem Ali.

Perdebatan bermula ketika pakar geoplitik dan Timur Timur Tengah Dr. Dina Sulaeman menyampaikan presentasinya dengan judul Status Kota Yerussalem menurut Hukum Internasional.

Dalam slide presentasi berbahasa Inggris, Dr. Dina Sulaeman mengutip tulisan sejarawan Yahudi Illan Pappe yang mengatakan bahwa tahun 1856-1900, ada setengah juta orang tinggal di tanah Palestina. Sebagian besar beragama Islam, 60 ribu Kristen, dan hanya 20.000 orang Yahudi. Bahasa yang dipakai adalah Arab.

Di tahun-tahun tersebut, Palestina adalah kawasan yang ramai dengan kegiatan ekonomi. Palestina  menjadi kawasan perlaluan hubungan dagang antara Eropa dengan Lebanon, Suriah dan Mesir. Palestina saat itu sudah menjelma menjadi kawasan kosmopolitan.

Dina lalu  menjelaskan terjadinya pengusiran besar-besaran warga Palestina dari Tanah Air Mereka. Dina juga menjelaskan berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB terkait dengan status Palestina, status Israel, serta berbagai konvensi internasional yang terkait dengan konflik di kawasan itu.

Dina lalu  menjelaskan terjadinya pengusiran besar-besaran warga Palestina dari Tanah Air Mereka. Dina juga menjelaskan berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB terkait dengan status Palestina, status Israel, serta berbagai konvensi internasional yang terkait dengan konflik di kawasan itu.

Berdasarkan lintasan sejarah dan bukti-bukti dokumen PBB itulah Dr Dina Sulaeman menyatakan bahwa Palestina adalah kawasan yang dijajah oleh Israel. Dan dengan alasan itulah maka pemerintah Indonesia secara tegas memberikan dukungan sepenuhnya kepada Palestina agar meraih kemerdekaannya.

Menanggapi pemaparan Dr Dina Sulaeman, Rabi Yahudi Israel  Levanen menyampaikan protes  dan menyatakan bahwa Israel tidak pernah memulai perang. Israel menyerang karena marah melihat keluarga Israel yang tak berdosa menjadi korban pembunuhan.

Rabi Israel Levanen juga mengatakan bahwa sebagian besar data yang disampaikan Dr Dina itu korup dan bohong.

“Saya ingin bicara tentang slide yang dipresentasikan. Saya mengapresiasinya, tentu saja. Tapi, hampir semua slide tersebut bersifat korup dan tidak menunjukkan kebenaran, khususnya yang dipresentasikan oleh Bu Dina. Itu hanya mempresentasikan pandangan sepihak Muslim,” katanya.

“Saya bisa menyampaikan pandangan dari pihak Yahudi. Saya bisa menyampaikan fakta yang sebenarnya. Saya bisa mengomentari semua  slide tersebut. Tolong, sampaikan kebenarannya,” lanjutnya.

Dr Dina Sulaeman lantas mengatakan, “Saya ingin menanggapi pernyataan Mr Israel, karena ia mengatakan bahwa saya tidak menyampaikan fakta kebenaran.  Sumber pemaparan saya adalah buku Ilan Pappe, seorang sejarawan Yahudi. Yang saya kutip juga resolusi-resilusi Dewan Keamanan PBB. Ini adalah PBB, dan semua negara harusnya menghormat semua resolusi PBB. Saya juga mengutip statistik dari-samber-sumber yang valid. Jadi apa yang saya tulis di presentasi saya adalah data-data yang valid.”

Tak lama kemudian, tiba-tiba saja Rabi Yahudi meninggalkan seminar tanpa pamit alias melakukan walk out.
Moderator seminar pun di akhir acara mengkonfirmasi bahwa Rabi Israel memang telah meninggalkan seminar. (mm/li)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account