Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Timur Tengah

CNN: 12.000 Gerilyawan di Suriah Warga Negara Asing, 3.000 di Antaranya dari Barat

Published 04/06/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

isil iraqTeheran, LiputanIslam.com – Jaringan berita CNN melaporkan bahwa sedikitnya 3,000 gerilyawan yang datang dari negara-negara Barat ikut berperang melawan pemerintah Suriah, dan mobilisasi milisi asing ke Suriah lebih dahsyat daripada peristiwa serupa yang terjadi di Afghanistan pada dekade 1980-an.

Menurut laporan IRNA Rabu (4/6/2014), CNN dalam laporannya mengenai radikalisme di Suriah Selasa (3/6/2014) menyebutkan, “Jumlah petempur asing yang berharap jihad di Suriah lebih signifikan daripada kasus-kasus mobilisasi petempur asing lain sejak perang Afghanistan pada 1980-an.”

Mengutip keterangan Pusat Internasional untuk Kajian Radikalisme, CNN menyebutkan bahwa di Suriah terdapat lebih dari 12,000 warga negara asing yang ikut berperang di Suriah, dan dari jumlah itu 3,000 orang berasal dari negara-negara Barat.

Pada perang Afghanistan, selama satu dekade terdapat 20,000 warga negara asing yang dimobilisasi negara-negara Barat ke Afghanistan, sedangkan dalam perang Suriah yang baru berlangsung tiga tahun sudah terdapat 12,000 petempur asing yang berdatangan ke Suriah. Karena itu, ungkap CNN, jika perang Suriah berlanjut tak pelak jumlah itu akan membengkak.

Sebagian petempur itu, lanjut CNN, akan cenderung melakukan aksi kekerasan setelah pulang ke negara masing-masing. Dalam hal ini, CNN menyinggung operasi bunuh diri pemuda berkewarnegaraan AS di Idlib, Suriah, serta serangan mantan gerilyawan di Suriah terhadap sebuah gereja di Paris.

Sayangnya, CNN tidak menyinggung adanya indikasi kuat mengenai kerjasama sismatis Barat dengan sejumlah negara kawasan Timur Tengah di balik membanjirnya para ekstrimis, termasuk anggota jaringan teroris al-Qaeda, ke wilayah Suriah.

Selama tiga tahun perang Suriah, pemerintah Damaskus telah berulang kali menyatakan bahwa Arab Saudi, Qatar, dan Turki serta Inggris, AS, dan Perancis bahu membahu mensponsori kelompok-kelompok teroris di Suriah demi menggulingkan pemerintahan Bashar al-Assad.

Wakil Tetap Suriah di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Bashar Jaafari sudah mengadukan negara-negara itu kepada PBB dan Dewan Keamanan. Jaafari mengatakan, “Pengiriman senjata dan dana dari negara-negara sekitar Teluk Persia serta pemberian tempat perlindungan kepada kelompok-kelompok bersenjata di wilayah negara-negara sekitar Suriah telah menyuburkan aktivitas kelompok-kelompok teroris dan al-Qaeda di Suriah.”

Dalam sidang Dewan Keamanan PBB Jaafari menegaskan, “Seandainya negara-negara yang mengucurkan air mata buaya untuk rakyat Suriah itu tidak mengirim dana milyaran dolar AS dan senjata kepada kelompok-kelompok teroris untuk menyerang rakyat Suriah maka penduduk Suriah tidak akan menderita dan sengsara seperti sekarang.” (mm/irna)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account