Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Indonesiana

Pengamat Singgung Masalah Kerusakan Mesin Terkait Jatuhnya Sriwijaya Air

Published 11/01/2021 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
sumber: Indeks News

Jakarta, LiputanIslam.com–Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 jatuh di sekitar Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021) sore WIB. Peristiwa naas ini telah menewaskan 62 penumpangnya, termasuk 12 kru pesawat.

Faktor penyebab kecelakaan ini belum diketahui karena masih berada dalam proses investigasi. Namun, sejumlah pengamat transportasi dan penerbangan telah memberikan sejumlah analisis terkait penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737-500 berusia 26 tahun itu. Salah satu analisis tersebut adalah terkait kerusakan mesin pesawat setelah lama ‘nganggur’ di masa pandemi.

Akibat pandemi COVID-19, banyak perusahaan maskapai di dunia memarkir pesawatnya yang ‘nganggur’ lantaran sepinya penumpang. Demikian pula dengan Sriwijaya Air. Menurut pengamat penerbangan Gerry Soejatman, jumlah pesawat milik Sriwijaya Air yang terparkir selama pandemi “tidak sedikit, tapi tidak mayoritas”.

Pengamat penerbangan Ruth Hana Simatupang mengatakan kepada BBC (11/1) bahwa dampak yang muncul akibat terlalu lama memarkir pesawat adalah korosi mesin.

Mengutip CNBC (10/1), Federation Aviation Administration (FAA) pada Juli 2020 telah mewanti-wanti 2.000 pesawat Boeing 737 New Generation dan Classic yang diparkir terkait resiko mati mesin di udara.

Jenis pesawat Classic seri 300 – 500 ternyata banyak dipakai oleh maskapai Indonesia, salah satunya Boeing 737-500 milik Sriwijaya Air.

FAA memperingatkan bahwa mesin pesawat CFM56 Boeing 7373 NG atau Classic berpotensi mengalami karat di komponen air check valve. Peringatan ini disampaikan karena FAA telah mencatat empat laporan mati mesin pada Boeing 737 karena komponen air check valve tersangkut dalam kondisi terbuka akibat karat.

Akan tetapi, Ruth Hana menilai pesawat SJ182 seharusnya tidak mengalami korosi mesin karena pesawat itu telah terbang beberapa kali sebelum kecelakaan pada Sabtu (9/1). Meskipun begitu, ia tidak menutup kemungkinan memang terjadi terjadi kerusakan.

Jika memang terjadi kerusakan, maka mungkin saja ada yang luput dari inspeksi Kementerian Perhubungan. Sebab, pesawat hanya bisa terbang jika sudah lolos inspeksi dari Kemenhub.

Selain Kemenhub, pengamat penerbangan Gerry Soejatman menduga ada persoalan pemeliharaan pesawat yang membelit Sriwijaya Air.

Seperti dilansir oleh BBC News Indonesia (10/01), maskapai tersebut terjerat utang hingga Rp800 miliar kepada Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia, perusahaan penyedia layanan perawatan pesawat anak usaha Garuda Indonesia.

Menurut Gerry, karena sudah tak dilayani GMF, Sriwijaya merawat armadanya dengan teknisi sendiri dan ketersediaan suku cadang mesin yang terbatas. Karena itulah, kondisi perusahaan ini berada di level Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) 4A. (ra/BBC/CNBC)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Nasional

Masuki Usia 15 Tahun, Organisasi ABI Rilis Siaran Pers Refleksikan Peneguhan Komitmen Kebangsaan

By Muhammad
Nasional

Belajar Isu Palestina Bersama Pakar Timur Tengah di Workshop Free Palestine Network 

By Rachel
Indonesiana

Dari Tehran, Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina

By Farid
Indonesiana

[Video:] Terjemahan Pidato Lengkap Presiden Iran di Masjid Istiqlal

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account