Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Kuliah Subuh JK: Riba, Pasar Bebas, dan Konsep Ekonomi

Published 01/06/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

jusuf-kalla2Jakarta, LiputanIslam.com — Ketua Dewan Masjid Indonesia  Jusuf Kalla ditanya tentang konsep ekonomi oleh para jamaah Masjid Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan saat memberikan kuliah subuh. Pertanyaan pertama ialah tentang pasar bebas dan kemakmuran umat Muslim.

“Dewasa ini, di mana pun ekonomi lebih bebas. Karena teknologi, komunikasi makin bebas. Transportasi makin gampang. Sehingga orang bicara tentang efisiensi, tentunya ada perlindungan dagang. Yang muncul adalah siapa yang terbaik. Yang lebih baik, lebih cepat, lebih murah,” kata JK di hadapan sekitar 100 orang jamaah, Minggu (1/6/2014).

Ia mengajak masyarakat agar jangan mau tertinggal dalam persaingan pasar bebas. JK yakin produk-produk buatan Indonesia juga tak kalah.

“Pemerintah dan masyarakat kita bisa. Kita bisa bersaing, baju dan sepatu kita di dunia ada. Tetapi kita harus bekerja lebih baik,” ucap JK.

Salah seorang jamaah lainnya bertanya tentang prinsip riba. “Kami mohon bapak kalau betul diridhoi jadi wapres, maka kita libas masalah riba. Kita, umat Islam, minta komitmennya terkait hal ini agar menerapkan hukum syariah secara perbankan,” ujar pria tersebut.

JK pertama-tama mengajak para jemaah untuk menyamakan persepsi tentang riba. Mantan wapres ini juga menjelaskan tentang prinsip bank syariah.

“Riba bila meminjamkan sesuatu lalu mengembalikannya yang lebih memberatkan, berlebihan. Ukuran berlebihan tentu banyak. Yang pertama sistem. Di Indonesia, ada lebih dari 100 bank syariah. Tetapi bank syariah belum tentu lebih murah dari bank biasa. Tidak ada bunga tapi biaya administrasinya bisa lebih tinggi,” papar pria berusia 72 tahun ini.

Bila menggunakan bank pemerintah, JK mengajak masyarakat untuk melihat ke mana bunga itu mengalir. Dana itu nantinya akan digunakan untuk biaya perbaikan jalan atau rumah yang juga digunakan oleh masyarakat.

“Bank pemerintah kan kembalinya ke rakyat sendiri, untuk memperbaiki jalan, rumah, rumah sakit. Bukan hanya teknis istilahnya tapi ke mana keuntungan itu dipakai,” ucap JK.

Meski pertanyaan yang diajukan kepadanya mengarah pada kondisinya yang sedang mencalonkan dirinya sebagai wakil presiden, JK menegaskan bahwa ia tak berkampanye di tempat ibadah. Kehadirannya dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia.

“Ini sebagai Ketua DMI. Tiap tahun di sini saya bicara. Tidak ada urusannya dengan politik. Itu tugas saya. Saya tidak bicara kampanye, tapi kalau ada pertanyaan ya saya jelaskan. Bahaya kalau tidak jawab. Saya tidak memulai. Kita di sini bicara agama bermartabat,” kata JK. (ba/detik.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account