Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Kisah Rezim Israel Halangi Pasien Leukemia Gaza Berobat ke Luar Negeri

Published 30/12/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Gaza, LiputanIslam.com–Seorang pasien 55 tahun di Jalur Gaza dipersulit berobat ke luar negeri oleh tentara Israel.

Kafa, yang didiagnosis menderita leukemia limfositik kronis (CLL) pada Agustus 2018, menjalani kemoterapi di Rumah Sakit Eropa di Khan Younis, Jalur Gaza. Pada Januari 2020, ia dirujuk ke Rumah Sakit Istishari di Ramallah, Tepi Barat, untuk mendapatkan obat ibrutinib, antibodi monoklonal yang digunakan dalam pengobatan CLL.

Namun, dokter mendeteksi bahwa penyakitnya tidak merespon pengobatan sebelumnya dengan baik.

“Saya mengajukan sepuluh permohonan izin kepada otoritas Israel untuk menyeberangi Erez untuk mendapatkan pengobatan, tetapi mereka hanya menyetujui satu dari permohonan saya,” kata Kafa.

Kafa pertama kali ingin menuju sebuah rumah sakit di luar Gaza pada November 2019. Dia diminta untuk mengikuti interogasi keamanan dengan otoritas Israel di pos pemeriksaan Beit Hanoun / Erez, namun tidak ada yang bertemu dengannya. Pada Desember 2019 dan Januari 2020, dia mengajukan empat janji temu lainnya, namun semuanya ditolak atau ditunda.

Akhirnya, pada Februari 2020, setelah penundaan sekitar tiga bulan dan setelah mengajukan banding atas keputusan otoritas Israel melalui Pusat Hak Asasi Manusia Palestina dan Pusat Hak Asasi Manusia Al Mezan, Kafa akhirnya diizinkan untuk bepergian. Namun, itu satu-satunya kesempatan ia mengakses rumah sakit.

Antara Februari dan Oktober 2020, Kafa tidak mengajukan izin pengobatan lagi karena situasi wabah COVID-19 di Israel dan Tepi Barat. Sejak Oktober 2020, Kafa telah mengajukan empat permohonan izin yang akhirnya ditolak.

Kafa bekerja sebagai petugas kebersihan di salah satu rumah sakit Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza. Dia memiliki keluarga dengan enam anak. Penyakitnya membuatnya sulit untuk melanjutkan pekerjaan.

Dalam laporan oleh Palestine Chronicles, Kafa mengatakan, “Saya menderita sakit parah di perut saya dan kaki kiri saya semakin bengkak setiap hari. Saya membutuhkan perawatan yang tidak kami miliki di sini [di Gaza]. Bukankah hak saya untuk mendapatkan perawatan itu? Saya tidak ingin kesehatan saya memburuk lagi.” (ra/PC)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account