Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pelaku Perajaman di Pakistan Hadapi Dakwaan Terorisme

Published 31/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Pakistan-03819Lahore, LiputanIslam.com — Lima orang anggota keluarga yang telah merajam seorang wanita hamil hingga tewas di depan Pengadilan Tinggi Lahore hari Selasa (27/5) lalu, telah ditangkap dan bakal menghadapi pengadilan terorisme. Demikian keterangan pihak berwenang Pakistan, Sabtu (31/5).

Farzana Parveen (25 tahun), dirajam hingga tewas oleh keluarganya sendiri karena menikah dengan orang yang tidak direstui keluarganya. Menyusul aksi itu polisi pun telah menangkap ayah, paman, 2 sepupu dan seorang pengemudi yang membawa keluarga tersebut ke Lahore, demikian keterangan Zulfikar Hameed, ketua tim penyidik kasus ini kepada CNN.

Pengadilan kini mengancam kelima tersangka tersebut dengan dakwaan terorisme “yang mengancam keselamatan dan keamanan masyarakat”, demikian keterangan Maliha Zia, pengacara bagi kelompok pembela hak-hak wanita Aurat Foundation.

Meski demikian Zia berharap, pengadilan tetap bisa bersikap fair atas kasus yang telah mendapat sorotan publik internasional ini.

“Saya harap kualitas pengadilan ini tidak berkurang, meski telah dipercepat prosesnya. Penyidikan dan pengadilan tidak berkurang kualitasnya karena masa kerja yang dipercepat. Yang saya harapkan adalah kualitas pengadilan yang lebih baik,” katanya.

Selain itu kepolisian juga menjadi pihak yang disidik atas kasus ini karena dianggap turut berperan dalam aksi keji terhadap Farzana dengan tidak melakukan tindakan pencegahan.

Perdana Menteri Nawaz Sharif pada hari Jumat (30/5) mengecam aksi keji tersebut sebagai “sama sekali tidak bisa diterima” dan “sangat memalukan” karena terjadi di hadapan aparat kepolisian.

Menurut keterangan polisi, sekitar 20 orang terlibat dalam aksi perajaman terhadap Farzana. Para pelaku lainnya kini dalam pengejaran polisi.

Komisi HAM Pakistan menyebutkan terdapat 869 kasus pembunuhan semacam itu di Pakistan tahun lalu. Penduduk menyebutnya sebagai “pembunuhan demi martabat”, atau pembunuhan untuk membela martabat keluarga yang biasanya terjadi ketika seorang wanita menikah dengan laki-laki yang tidak direstui keluarganya. Pembunuhan lain dengan motif tersebut termasuk perbuatan zinah, atau bertingkah laku tidak senonoh.

Perlakuan yang tidak adil terhadap wanita di Pakistan semakin kentara setelah terbukti bahwa suami Farzana, lelaki yang ia cintai hingga mengorbankan nyawanya itu, ternyata telah membunuh istri pertamanya.

“Saya ingin menikahi Farzana, jadi saya bunuh istri pertama saya,” kata suami Farzana Muhammad Iqbal dalam wawancara dengan CNN sehari setelah pembunuhan Farzana.(ca/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account