Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Tiga Orang Terbunuh, Prancis Terapkan Status Siaga Keamanan

Published 30/10/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Paris, LiputanIslam.com –  Pemerintah Prancis menerapkan status siaga keamanan menyusul terbunuhnya tiga orang warga dalam kekerasan terkait dengan penistaan terhadap Nabi Muhammad saw oleh majalah Charlie Hebdo.

Menteri Pertahanan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengaku akan mengerahkan lebih banyak pasukan untuk memperkuat keamanan  berbagai lokasi penting, termasuk tempat ibadah dan sekolah, menyusul kasus penikaman yang menyebabkan tiga orang tewas di kota Nice.

Macron, Kamis (29/10/2020), mengumumkan bahwa Prancis “tidak akan berkompromi” dalam membela semua norma yang dianut Prancis, terutama “kebebasan berkeyakinan ataupun tidak berkeyakinan.”

Dia mengecam “serangan teroris Islam” terhadap sebuah gereja di Nice yang menewaskan tiga orang.

“Kami menyerang demi nilai-nilai kami,” ujar Macron, sembari mengimbau masyarakat Prancis “bersatu” dan “tidak menyerah kepada rasa takut”.

Dia mengumumkan peningkatan jumlah tentara dalam Operasi Santinel dari 3000 menjadi 7000 pasukan untuk mengamankan tempat-tempat ibadah, terutama menjelang Hari Raya Semua Orang Kudus  (All Saints) pada hari Ahad mendatang.

Kepolisian Prancis pada Kamis pagi waktu setempat mengabarkan tiga orang tewas dan sejumlah lainnya terluka akibat serangan dengan menggunakan senjata tajam di kota Nice.

Wali Kota Nice, Christian Estrosi, menyatakan pelaku penyerangan itu telah ditangkap. Dia menyebut insiden tersebut sebagai serangan terorisdi jantung kota Basilika Notre-Dame.

“Saya meminta penduduk Nice untuk menghindari daerah itu dan mengizinkan polisi beserta petugas lainnya bekerja,” tulis Estrosi melalui akun Twitter-nya.

Berbicara kepada wartawan, Estrosi menjelaskan bahwa pria terduga pelaku berulangkali meneriakkan lafal “Allahu Akbar” setelah berada dalam pengamanan polisi.

Dia menambahkan bahwa para korban tewas dibunuh “dengan cara yang mengerikan.”

Dua korban tewas diyakini dibunuh di dalam gereja, sementara satu korban tewas lainnya sempat melarikan diri tetapi kemudian tewas akibat luka yang diderita. (mm/raialyoum/dw)

Baca juga:

Sambut Maulid Nabi saw, Pemimpin Ansarullah Yaman Sebut Macron Boneka Zionis

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Amerika - Eropa

Usai Kematian Bos Wagner, Putin Wajibkan Kelompok Bersenjata Mengangkat Sumpah Setia

By Muhammad
Amerika - Eropa

Ngeri, Ada 120,000 Kuburan Baru Digali, Korban Tewas Tentara Ukraina Capai 350,000

By Muhammad
Amerika - Eropa

‘Ditusuk’ Sekutu Sendiri, Ukraina Disebut AS Pelaku Serangan ke Kremlin

By Hadi
Amerika - Eropa

Presiden Ukraina Minta Iran Stop Suplai Drone Mematikan ke Rusia

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account