
Ramallah, LiputanIslam.com–Pusat Informasi Palestina melaporkan bahwa agen rahasia dan tentara Israel menculik 22 orang Palestina, termasuk beberapa petugas kepolisian, dalam serangkaian razia di kawasan pendudukan Tepi Barat.
Sebanyak 12 petugas kepolisian dibawa paksa dari kota Ni’lin pada Minggu (4/10).
Selain itu, sembilan warga sipil diculik di kota Ramallah, Bethlehem, dan al-Khalil (Hebron). Seorang warga Palestina lainnya dibawa paksa dari kawasan Issawiya, Yerusalem Timur al-Quds.
Detil-detil seputar penculikan belum diketahui, meskipun Israel memang melakukan tindakan seperti itu secara berkala.
Ketegangan telah meningkat diantara Israel dan Palestina setelah adanya rencana pencaplokan sebagian wilayah Tepi Barat dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Sebelumnya, wilayah pendudukan Palestina telah mengalami ketegangan akibat pengakuan Yerusalem al-Quds sebagai ‘ibu kota’ Israel oleh Presiden AS Donald Trump pada 6 Desember 2017 lalu. (ra/presstv)