Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Amerika Ngotot akan Tempatkan Pasukan di Afghanistan

Published 28/05/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

A-US-counter-intelligence-001Washington, LiputanIslam.com — Presiden Barack Obama tampak untuk mempertahankan pasukan Amerika di Afghanistan setelah tenggat waktu tahun 2014 berakhir. Obama mengumumkan Amerika akan meninggalkan sekitar 10.000 pasukannya di Afghanistan tahun depan, jika pemerintah Afghanistan setuju menandatangani perjanjian keamanan dengan Amerika.

“Kami akan membawa perang terlama Amerika ini kepada akhir yang bertanggungjawab,” kata Obama di Gedung Putih, Selasa petang (27/5).

Dalam rencana yang digagas Obama dan tim keamanannya itu, AS baru akan meninggalkan sepenuhnya Afghanistan pada tahun 2016 mendatang, atau menjelang berakhirnya jabatan Obama.

AS menyerang Afghanistan tahun 2002, tidak lama setelah terjadinya serangan terhadap gedung WTC yang menewaskan sekitar 3.000 orang tanggal 11 September 2002. Amerika menuduh Afghanistan menjadi tempat persembunyian Osama din Laden yang dituduh sebagai pelaku utama serangan terhadap WTC. Perang Afghanistan yang telah berlangsung selama lebih dari 12 tahun ini menjadi perang paling lama yang dilakukan Amerika.

Dalam rencana itu AS akan menempatkan 9.800 pasukannya di Afghanistan pada akhir tahun 2014 ini bersama-sama sejumlah pasukan negara-negara sekutunya. Jumlah itu akan dikurangi separohnya pada akhir tahun 2015, dan pada akhir tahun 2016 seluruh pasukan yang tersisa akan ditarik.

Seorang pejabat senior AS mengatakan kepada CNN bahwa setelah tahun 2016, jumlah pasukan AS di Afghanistan tinggal 1.000 yang semuanya ditempatkan sebagai pengawal misi diplomatik AS. Saat ini jumlah pasukan AS di Afghanistan sekitar 32.000 personil, telah jauh berkurang dari jumlah maksimal pasukan AS di Afghanistan yang pernah mencapai angka 150.000 personil.

Namun kepastian rencana ini akan tergantung kepada sikap politik presiden mendatang setelah presiden saat ini, Hamid Karzai, dengan gigih menolak rencana tersebut sejak awalnya.(ca/cnn)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account