Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Penghasil Mutiara Terbesar, Indonesia Hanya Ekspor 2 Persen

Published 21/05/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Foto: Antara
Foto: Antara

Jakarta, LiputanIslam.com – Cahaya mutiara berkilauan yang berasal dari Mutiara Alam Laut Selatan Indonesia (Indonesian South Sea Pearl/ISSP) menyimpan potensi ekonomi yang sangat tinggi, dan Indonesia adalah produsen terbesarnya sejak 2005.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo mengungkapkan, bahwa sesungguhnya Indonesia masih bisa meningkatkan produksi mutiara dan niilai ekspornya.

“Indonesia menguasai 50 persen dari total produksi mutiara dunia dan nilai ekspornya telah menyentuh angka 29 juta dolar AS. Nilai tersebut masih berpotensi untuk ditingkatkan, mengingat Indonesia memiliki dan menguasai faktor-faktor pendukung seperti areal budidaya, tenaga kerja, peralatan pendukung dan teknologi,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo, di Jakarta, Rabu (21/5/2014) seperti dilansir Antaranews.com.

Meski demikian, nilai ekspor mutiara Indonesia senilai 29 juta dolar AS hanya 2,07% dari total ekspor seluruh jenis mutiara di dunia yang mencapai US$ 1,4M. Sharif mengungkapkan kekecewaannya lantaran Indonesia merupakan produsen mutiara laut selatan terbesar di dunia, akan tetapi nilai ekspor Indonesia masih di bawah Hong Kong, China, Jepang, Australia, Tahiti, Amerika Serikat, Swiss dan Inggris.

Apa penyebab rendahnya ekspor mutiara Indonesia?
Ketua Umum Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia, Atony Tanios mengungkapkan bahwa kualitas mutiara Indonesia masih kalah. Dikatakan Antony untuk menghasilkan kualitas mutiara kelas A cukup sulit. Hal pertama yang harus dilihat adalah faktor alam dan tingkat polusi di dalam laut. Selama ini, Indonesia lebih banyak mengekspor mutiara kelas B dan C yang harga dan nilainya jauh lebih rendah.

“Lingkungan laut dan faktor alam dan lainnya itu yang pengaruhi kualitas mutiara. Kalau banyak polusi juga pengaruh. Contohnya di Maluku ada wabah penyakit dan kerang mati semua di sana. Kita minta bantuan pemerintah dan LIPI ini kenapa. Jadi memang karena faktor alam. Penangkapan ikan melalui potasium itu juga pengaruhi kerang. Sehingga selama ini kita masih banyak ekspor mutiara kelas B dan C itu masih 70%. Kalau bisa kita naik ke kelas A. Kelas A itu masih kecil paling hanya 10%,” jelasnya pada Detik.com (2/10/2013).

Kemudian faktor lain adalah karena Indonesia masih mengekspor mutiara dalam bentuk gelondongan alias mutiara utuh. Padahal untuk meningkatkan nilai tambah, ekspor mutiara dalam bentuk perhiasan jauh mempunyai nilai lebih tinggi bila dibandingkan mutiara gelondongan.

“Diolah jadi perhiasan itu jauh lebih baik. Sampai saat ini masih 20% mutiara kita diolah jadi perhiasan. Tetapi ini kendala juga, karena kurang teknologi dan pengetahuan. Jadi biasanya mutiara Indonesia itu diolah menjadi perhiasan tetapi tidak di Indonesia tetapi di Jepang, Korea Selatan dan China. Kemudian setelah diolah di sana dikembalikan ke Indonesia dengan harga jual jauh lebih mahal. Salah satunya penyebabnya kita masih kekurangan ahli perhiasan,” katanya.

Beberapa upaya telah dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan beberapa asosiasi pengusaha dan pembudidaya mutiara Indonesia menyelenggarakan Festival Mutiara Festival (Indonesian Pearl Festival/IPF). IPF telah memasuki tahun keempat.

Tahun ini pameran tersebut akan dihelat pada tanggal 27–29 Agustus 2014 dalam rangkaian acara Marine and Fisheries Exposition and Seminar, di Jakarta Convention Centre, Jakarta. “Selain itu, untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, bulan September lalu telah diterbitkan buku ISSP yang merupakan buku pertama di Indonesia mengenai Mutiara Laut Selatan”, ujar Sharif. (ba/LiputanIslam.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account