Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Mengingat 17 Tahun Kematian Rachel Corrie: Dibuldoser Israel karena Bela Palestina

Published 17/03/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Gaza, LiputanIslam.com–Terhitung tujuh belas tahun yang lalu, seorang aktivis Amerika berumur 23 tahun meninggal dunia setelah dibuldoser tentara Israel karena membela Palestina.

Rachel Corrie menghembuskan napas terakhirnya pada 16 Maret 2003 ketika sedang mengikuti aksi protes damai untuk melindungi sebuah rumah milik keluarga Palestina yang hendak diruntuhkan oleh tentara Israel.

Dalam peringatan 17 tahun kematiannya, tagar #RachelCorrie memasuki trending topic di Twitter.

Corries lahir di Olympia, Washington, dan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dari pasangan Craig dan Cindy Corrie. Ia aktif mengikuti aksi-aksi perdamaian dan membela hak-hak Palestina. Pada tahun 2003, ia pergi ke Gaza untuk tugas kuliah tahun terakhirnya sebagai bagian dari program sister cities. Selama tinggal di Gaza, ia menjadi anggota LSM pro-Palestina, Gerakan Solidaritas Internasional.

Pada tanggal 16 Maret, Corrie menghadang buldoser Israel yang hendak menghancurkan rumah keluarga Palestina. Ia berharap bentuk fisiknya seperti orang Barat akan menghalangi buldoser itu, tetapi dia salah. Corries digilas sampai mati oleh buldoser yang menabraknya berulang kali.

 

Setelah Kematian Rachel Corrie

Pasca kematiannya, warga Gaza menyebut Corrie sebagai “martir” dan mengadakan pemakaman besar-besaran untukknya. Tragisnya, tidak ada pejabat AS yang mau menghadiri pemakamannya. Tak hanya itu, otoritas Israel menyebut kematiannya itu hanyalah “kecelakaan” semata.

Pada tahun 2005, orang tua Corrie mengajukan gugatan terhadap Israel sebab mereka yakin bahwa anak mereka sengaja dibunuh atau setidaknya para tentara Israel melakukan kelalaian kriminal.

Pengadilan Israel menolak gugatan itu pada 2012 yang memutuskan bahwa pemerintah Israel tidak bertanggung jawab atas kematiannya. Putusan itu dikecam oleh berbagai organisasi HAM seperti Amnesty International dan Human Rights Watch.

Sejak saat itu, Corrie menjadi salah satu simbol perjuangan Palestina. (ra/www.aa.com)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account