Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Nasib Blok Mahakam, Akankah Tetap “Tergadai”?

Published 18/05/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE
Foto: m.energitoday.com
Foto: m.energitoday.com

Jakarta, LiputanIslam.com – Sudahkah ada kejelasan tentang bagaimana nasib Blok Mahakam di tahun ini?  Gress News mengabarkan, hingga penghujung masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, nasib Blok Mahakam masih belum juga ditentukan. Pemerintah tak juga mengambil keputusan apakah akan memperpanjang masa kontrak PT Total E&P atau tidak. Di sisi lain PT Pertamina (Persero) sudah ‘menuntut’ kepada pemerintah agar Blok Mahakam diberikan kepada perusahaan minyak pelat merah itu.

Bagaimana tanggapan Dahlan Iskan, pemenang konvensi Partai Demokrat yang juga Menteri Badan Usaha Milik Negara? Ternyata Dahlan memilih untuk melemparkan kasus itu kepada pemerintahan yang akan datang. Menurutnya, dimasa akhir Kabinet Indonesia Bersatu II, dia tidak ingin membuat keputusan yang akan mempengaruhi kinerja pemerintah yang akan datang. Permasalahan rumit di dalam Blok Mahakam, dianggap lebih baik diputuskan pleh pemerintahan baru.

Pertamina sendiri sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, yang isinya menyatakan kemampuan Pertamina baik secara pendanaan, sumber daya manusia, teknologi, dan manajemennya untuk mengelola Blok Mahakam. Hal ini penting dilakukan agar kedepannya pemerintah tidak lagi beralasan Blok Mahakam tidak bisa diserahkan ke Pertamina dengan alasan tidak mampu mengelola. Untuk itu ketika masa kontrak Blok Mahakam di 2017 habis, pemerintah harus sudah bisa memutuskan di tahun 2015 nanti apakah diserahkan ke Pertamina atau tidak karena dalam mengelola minyak diperlukan persiapan yang panjang baik maintenance maupun investasinya.

Seperti dilansir Tempo.co, surat Pertamina tersebut belum mendapatkan tanggapan dari pemerintah. “Terakhir, Bu Karen (Direktur Utama Pertamina) mengirim surat dua atau tiga bulan yang lalu. Tapi belum ada tanggapan,” kata Direktur Hulu PT Pertamina (Persero) Muhammad Husen di acara Pertamina Media Gathering, Kamis, 15 Mei 2014.

Sebagai badan usaha milik negara, Husen mengatakan wajar bila Pertamina meminta hak istimewa mengelola seratus persen. Terlebih sudah 50 tahun blok tersebut dikelola oleh asing. “Masa minta bekasnya saja susah banget sih,” katanya.

Bila nantinya Pertamina dibolehkan mengelola Blok Mahakam, ia mengatakan Pertamina akan menggenjot produksinya. Apalagi, dengan perkembangan teknologi yang makin maju. “Ada angka-angkanya. Kalau tidak, masa sampai ‘nangis bombai’ begini,” ujarnya. Namun pada akhirnya, Husen mengaku pasrah dengan keputusan pemerintah. “Kami bisa apa? Ya, paling menyurati aja, kan.”

Direktur Indonesia Resource Studies (IRESS) Marwan Batubara mengatakan, penyerahan Blok Mahakam kepada Pertamina selalu terganjal karena peran pemerintah pusat sangat lemah terutama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia menilai SBY tidak tegas dalam mengambil keputusan. Padahal menurut Marwan pada bulan Maret tahun 2006, SBY pernah mengeluarkan pernyataan akan membela kepentingan BUMN dan ingin menciptakan Pertamina seperti Petronas milik Malaysia yang mendunia.

Marwan mengatakan, pemerintah kerap menganggap Pertamina tidak mampu secara pendanaan untuk mengelola Blok Mahakam. Karena itu Marwan menyarankan agar Pertamina meminjam dari perbankan karena potensi yang dimiliki oleh Blok Mahakam sangat tinggi. Ada salah satu blok yang mampu menghasilkan minyak 1000 kaki kubik per hari. “Soal teknologi pun bisa didapat dari negara lain,” ujarnya.

Terkait sumber daya manusia, Marwan mengungkapkan 98 persen SDM dalam pengerjaan blok Mahakam bisa dikerjakan oleh orang Indonesia. Itu, kata Marwan, diakui sendiri oleh Vice President Total E&P yang sekarang duduk di SKK Migas. Berdasarkan pengakuan tersebut, pekerja Indonesia mampu mengerjakan baik dari hal paling mudah maupun yang tersulit sekalipun. “Jadi lebih baik serahkan Blok Mahakam kepada Pertamina,” kata Marwan.

Perusahaan Total dan Inpex sebagai pengelola Blok Mahakam saat ini kontraknya akan berakhir pada 2017. Hingga berita ini diturunkan, pemerintah belum memastikan pihak mana yang akan menggantikan pengelolaannya setelah kontrak tersebut berakhir. (ba/gressnews/tempo.co)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account