Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Kisruh UU Kewarganegaraan, Pejabat India: Muslim Harus Diberi Makan Peluru

Published 06/02/2020 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE
Ketua Menteri negara bagian India Yogi Adityanath di kampanye Bhartiya Janta Party (BJP) jelang pemilu di Ahmedabad, India, 26 Maret 2019. (Photo by AFP)

Lucknow, LiputanIslam.com—Seorang kepala menteri negara bagian India tang terafiliasi dengan Perdana Menteri Narendra Modi menuturkan sejumlah sentimen anti-Muslim yang provokatif di wilayahnya.

Ketua Menteri Yogi Adityanath dari Uttar Pradesh memang sudah dikenal karena sering menyampaikan kebencian dan dorongan kekerasan terhadap Muslim India. Baru-baru ini,  ia mengatakan kepada para pendukung Hindutva bahwa kaum Muslim yang memprotes UU kewarganegaraan yang kontroversial itu adalah “teroris” yang harus diberi makan dengan “peluru, bukan nasi Biryani.”

Dia juga menyebut ribuan wanita yang telah melakukan unjuk rasa selama berminggu-minggu di pinggiran kota Shaheen Bagh di Delhi untuk memperotes UU tersebut sebagai “teroris.”

UU Amandemen Kewarganegaraan (CAA) adalah aturan yang didukung oleh nasionalis Hindu sayap kanan, Bharatiya Janata Party (BJP), dan disahkan pada Desember tahun lalu. UU tersebut memicu gelombang protes besar-besaran dan menewaskan 30 orang sejauh ini.

Aturan ini mengizinkan pemberian kewarganegaraan kepada jutaan migran di India baik yang datang secara legal atau ilegal dari Pakistan, Bangladesh, atau Afghanistan sebelum Desember 2014. Namun, kewaganegaraan ini tidak akan diberikan kepada migran pemeluk Islam.

Menurut Adityanath, aksi protes yang terjadi di berbagai tempat di Delhi bukan karena CAA, namun “orang-orang ini ingin mencegah India menjadi kekuatan global.” (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account