Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Internasional

Makar Baru AS: Membentuk Negara Sunni Demi Amankan Tentara di Irak

Published 24/01/2020 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Presiden AS Donald Trump kunjungi tentara Amerika di pangkalan militer Ain al-Assad, 26 Desember 2018. (Photo by Reuters)

Baghdad, LiputanIslam.com—Pemerintah AS dilaporkan tengah berupaya membantuk “negara Sunni” di provinsi Anbar, Irak, dalam rangka mengamankan tentara mereka di sana.

Pembentukan wilayah otonomi Sunni di kawasan barat Irak itu telah diupayakan oleh Washington sejak beberapa pekan terakhir. Demikian isi laporan terbaru dari Middle East Eye (MEE).

Sejumlah pejabat dari kedua negara memberitahu MEE bahwa AS merencanakan makar ini sebagai tanggapan terhadap upaya Parlemen Irak untuk mengusir pasukan Amerika.

AS diketahui telah lama mengupayakan perpecahan negara Arab untuk mengamankan kepentingannya di kawasan itu, terutama dengan cara eksploitasi sumber minyak. Gagasan pembentukan wilayah Sunni otonom berasal dari ide yang diusulkan Joe Biden pada 2007.

Tiga belas tahun setelah itu, AS membawa kembali rencana itu di bawah pemerintahan Donald Trump di tengah ancaman pengusiran tentara.

“Pembentukan wilayah Sunni selalu menjadi pilihan bagi AS,” kata mantan pejabat AS yang berbicara kepada MEE.

 

Bantuan Saudi

Rencana pembentukan negara Sunni telah dibahas dalam pertemuan rahasia antara Dubes Saudi untuk Yordania dan sekelompok politisi dan pengusaha Irak dari provinsi Anbar, Salah al-Din dan Nineveh sejak sembilan bulan lalu.

MEE mengungkapkan, pertemuan tersebut diadakan di Amman dan diselenggarakan oleh Menteri Arab Saudi untuk Urusan Teluk Persia, Thamer bin Sabhan al-Sabhan, yang ditunjuk oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Dalam pertemuan itu, mereka merencanakan pembentukan wilayah otonomi Sunni yang mirip dengan Kurdistan Irak. Agenda itu dilaporkan berakhir dengan persetujuan penuh dari kedua pihak.

Pertemuan lebih besar diadakan beberapa minggu kemudian, namun kali itu dihadiri oleh perwakilan AS dan Israel.

Pertemuan ketiga diadakan di Dubai, yang dihadiri oleh Ketua Parlemen Sunni Irak Mohamed al-Halbousi. Dia membantah jika agenda pertemuan itu membahas dan menyetujui pembentukan wilayah Sunni, namun sejumlah anggota Sunni di Parlemen Irak berhasil membuka kedok. Wakil provinsi Anbar, Faisal al-Issawi, pun mengakui bahwa sudah ada “langkah-langkah praktis” yang dijalankan untuk membentuk wilayah otonom tersebut.

Sementara itu, perkembangan terakhir atas agenda ini sepenuhnya berada di tangan Washington.

Anbar terdiri dari 31 persen dari daratan negara Irak. Wilayah yang berbatasan dengan Suria ini memiliki cadangan minyak, gas, dan mineral yang belum dimanfaatkan secara signifikan. AS memiliki empat pangkalan militer di kawasan itu.

Dalam artikel terbarunya, penulis Arab dan pemimpin redaksi Rai al-Youm, Abdel Bari Atwan, memperingatkan bahwa proyek Gedung Putih ini akan memecah-belah Irak berdasarkan etnis dan sektarian. (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account