Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Indonesia Butuh Pemimpin Pejuang Hukum dan Ekonomi

Published 12/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Hasyim MuzadiPamekasan, LiputanIslam.com — Indonesia membutuhkan pemimpin yang dapat mengentaskan rakyat Indonesia dari kondisi menyedihkan. Hal ini dikarenakan Indonesia adalah negara yang subur dan memiliki memiliki kekayaan alam yang amat melimpah, namun kondisi ekonomi Indonesia yang masih saja amat suram dan menyedihkan.

Hal demikian ditegaskan oleh Mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi saat mengisi sarasehan kebangsaan di Pendapa Ronggosukowati Pamekasan, Ahad (11/5) sore. Acara tersebut digelar oleh Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan dengan tema “Kilas Balik pemilu 2014: Pesta Demokrasi atau Petaka Demokrasi?”.

“Negara telah membuat kemiskinan dan pemiskinan warganya,” ujar Kiai Hasyim yang penjelasannya disimak oleh kader PMII se-Kabupaten Pamekasan.

Fakta kemiskinan tersebut, lanjutnya, diantaranya ialah masih banyaknya rakyat Indonesia yang mengalami kesulitan ekonomi, sehingga tidak sedikit yang terpaksa melakukan hal-hal yang tak diharapkan (misalnya: merampok, menipu, korupsi, mencuri, dan sejenisnya). Menurut Mbah Hasyim, itu semua karena terdesak masalah ekonomi.

“Mirisnya lagi, tidak sedikit pula warga Indonesia yang terpaksa meninggalkan sanak-keluarganya ke luar negeri hanya untuk menjadi kuli di negara lain sebagai TKI. Sebab, di negeri sendiri peluang menyambung dan menambal hidup dirasa sudah sangat sulit disediakan oleh pemerintah,” terangnya.

Untuk itu, tekannya, kondisi tersebut tidak lepas dari pemimpin negeri ini yang masih jauh dari harapan. Di sinilah, kata Mbah Hasyim, ranah politik menempati peran vitalnya.

“Pemimpin yang dibutuhkan Indonesia saat ini dan untuk ke depan adalah sosok yang harus mengerti permasalahan bangsa serta bisa mengatasinya,” ungkap Kiai Hasyim.

Rakyat Indonesia, terangnya, sampai saat ini masih amat banyak yang hidup dalam garis kemiskinan (ekonomi lemah). Atas dasar itu, masalah terberat yang sedang dihadapi bangsa dan negara Indonesia saat ini adalah masalah ekonomi.

Menurutnya, pemimpin yang dibutuhkan bangsa ini harus pejuang ekonomi. Pejuang ekonomi berarti selain mengerti masalah-masalah ekonomi, dia memiliki komitmen yang jelas dalam memperjuangkan keadilan ekonomi serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

Selain itu, kata Kiai Hasyim, masalah krusial lain yang dihadapi bangsa dan negara saat ini adalah tidak adanya penegakan hukum. Diterangkan, sistem penegakan hukum berjalan tidak jelas, sehingga tidak ada keadilan untuk rakyat. Karena itu, menurutnya, pemimpin yang dibutuhkan juga harus seorang pejuang hukum.(ca/nu.ird.id)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account