Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Pemerintah Tak Larang Haji Karena MERS

Published 08/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

merscov21Jakarta, LiputanIslam.com — Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono menyatakan pemerintah tak dapat melarang Kementerian Agama untuk mengirimkan jemaah haji ke Arab Saudi. Hal ini terjadi karena tak ada kebijakan larangan, tetapi sekedar imbauan atas ancaman virus Corona Middle East Respiratory Syndrome (MERS).

“WHO dan Arab Saudi juga tak mengeluarkan larangan. Belum ada penetapan Kondisi Luar Biasa. Mereka hanya meminta waspada,” kata Agung di kantornya, Rabu (7/5).

Situasi ini didasarkan pada tingkat ancaman virus Mers yang tak sekuat virus flu burung. Menurut Agung, virus Mers memiliki tingkat fatalitas sebesar 31,5 persen atau jauh lebih rendah dibandingkan dengan virus flu burung dengan tingkat fatalitas mencapai 82,5 persen.

Pemerintah, menurut Agung, kerap meminta jemaah haji di atas 65 tahun untuk tak berangkat. Permintaan yang sama juga diarahkan pada jemaah haji yang sedang mengalami penyakit tertentu atau kondisi tubuhnya rentan terserang virus karena lemahnya antibodi.

“Kalau memang tetap berangkat harus menjauhi kerumunan dan memakai masker. Kalau ada gejala sakit langsung lapor pos kesehatan,” kata Agung.

Imbauan juga dilayangkan pada perusahaan perjalanan haji. Pemerintah meminta adanya seleksi kesehatan yang ketat di biro perjalanan. Menurut Agung, jemaah yang sedang mengidap penyakit lebih rentan terpapar virus Mers saat menjalankan ibadah haji. “Permintaan Kemenkes sebenarnya sudah disampaikan, tapi sifatnya imbauan saja,” kata Agung.

Bandara Soekarno Hatta Waspada
Sementara itu untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi masuknya Virus Corona Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang dibawa oleh penumpang pesawat dari negara Timur Tengah, pengelola Bandara Soekarno-Hatta menyatakan kondisi waspada.

Peningkatan kewaspadaan dilakukan dengan mengisolasi pesawat dari negara Timur Tengah hingga melakukan observasi penumpang yang terindikasi terpapar virus tersebut.

“Langkah preventif sudah dilakukan dalam beberapa hari terakhir ini,” ujar Airport Service Senior Manager Bandara Soekarno Hatta, Dani Indra Iryawan, Kamis (8/5).

Dani mengatakan dalam melakukan antisipasi paparan penyakit ini, pihaknya bekerja sama dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Soekarno Hatta. “Kami berwenang melakukan isolasi pesawat yang datang dari negara yang dicurigai. Penanganan selanjutnya ditangani KKP,” kata Dani.

Menurut dia, jika KKP menginformasikan ada pesawat dari negara Timur Tengah dan dicurigai membawa penumpang yang terpapar Mers, pihaknya langsung memasukkan pesawat itu ke area isolasi. Di sana penumpang akan diperiksa. Lalu jika ditemukan penumpang yang mengalami demam dengan suhu di atas 38 derajat Celsius disertai flu, KKP akan melakukan observasi.

MERS merupakan salah satu jenis virus yang menyerang organ pernafasan manusia. Ini merupakan jenis penyakit saluran pernafasan yang bisa mengakibatkan kematian. Adapun MERS-Cov merupakan kependekan dari Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus. Virus ini merupakan jenis baru dari kelompok Corona virus (Novel Corona Virus).

Virus ini pertama kali dilaporkan pada September 2012 di Arab Saudi. Virus SARS tahun 2003 juga merupakan kelompok virus Corona dan dapat menimbulkan pneumonia berat, tetapi berbeda dari virus MERS Cov.(ca/tempo.co)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account