us-isis-400x145Kirkuk, LiputanIslam.com — Untuk kesekian kalinya, kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) mendapat kiriman senjata dan kebutuhan logistik lain dari “tuannya”. Sebuah pesawat terbang, berbaik hati mengirimkan senjata ini di Kirkuk, wilayah Irak utara.

“Setelah pasukan Amerika Serikat (AS) melakukan operasi istimewa di Kirkuk, kini sebuah pesawat juga menjatuhkan senjata untuk ISIS di wilayah yang sama. Tidak jelas siapa empunya pesawat tersebut, namun bisa jadi itu merupakan pesawat AS atau pesawat Turki,” jelas sumber keamanan di Irak, seperti dilansir FNA (30/12/2015).

Seperti diketahui, sebelumnya pesawat milik Swedia dan Kanada yang pernah membawa senjata secara ilegal di wilayah Kurdi, bertolak dan kembali dari pangkalannya di Kuwait dan Turki.

Saat itu, pemerintah Irak mengumumkan bahwa ada dua pesawat milik anggota koalisi anti-ISIS yang dipimpin ISIS, terbang di langit Irak tanpa melakukan koordinasi dengan pemerintahan setempat.

“Komite inspeksi Bandara Internasional Baghdad menemukan sejumlah besar senapan, senjata ringan dan menengah dalam dua pesawat milik Swedia dan Kanada. Saya meminta agar Kemenlu Irak mempertanyakan dan memperingatkan negara anggota koalisi anti-ISIS untuk tidak melakukan hal serupa di masa mendatang,” jelas Hakem al-Zameli, Ketua Komisi Pertahanan Irak.

Sebenarnya, seriuskah koalisi anti-ISIS memerangi ISIS? Telah terungkap berkali-kali, pesawat-pesawat AS justru memberikan senjata ini kepada ISIS.

Pasukan Irak dan pasukan populer, menemukan senjata dan amunisi buatan AS, termasuk rudal anti-armor, dalam operasi militer melawan ISIS di Fallujah. Rudal yang dikirimkan kepada ISIS di Fallujah untuk menghadapi unit lapis baja dari pasukan Irak.

Baca juga: Pasukan Koalisi Pimpinan AS, Kembali Jatuhkan Senjata untuk ISIS (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL