pm-irak-umumkan-operasi-mosulBaghdad, LiputanIslam.com –  Perdana Menteri Irak selaku panglima tertinggi angkatan bersenjata Irak akhirnya mengumumkan apa yang ditunggu banyak orang selama ini, yaitu dimulainya operasi militer besar-besaran untuk pembebasan Mosul, ibu kota provinsi Nineveh, Irak utara, dari pendudukan kelompok teroris takfiri ISIS.

“Wahai anak bangsa Irak yang mulia, wahai putera-puteri Nineveh tercinta, lonceng pembebasan telah dibunyikan, dan kemenangan besar sudah dekat, dengan kehendak, tekad, dan kekuatan bangsa Irak dan dengan tawakkal kepada Allah Yang Maha Perkasa. Saya umumkan hari ini dimulainya operasi pembebasan provinsi Nineveh!” tulis Abadi di halaman facebooknya, Minggu malam (16/10/2016).

Dia meminta penduduk Mosul agar bekerjasama dengan pasukan pembebasan dan “hidup damai” dengan semua komponen pasca pembebasan nanti.

“Kita akan bangun apa yang telah dihancurkan oleh gerombolan DAESH (ISIS), kita pulihkan kehidupan, dan kita wujudkan stabilitas di Mosul. Sudah dekat sekali kami akan berada di tengah kalian untuk mengibarkan bendera Irak di tengah kota Mosul dan di setiap kota dan desa,” imbuhnya.

Pengumuman ini juga dia nyatakan dalam pernyataan di TV al-Iraqiya dengan mengenakan seragam tentara bersama sejumlah petinggi militer di dalam markas operasi gabungan.

“Lonceng pembebasan telah dibunyikan, dan kami umum hari ini dimulainya peluncuran operasi pembebasan kota Mosul dari kekuasaan teroris ISIS, dengan kehendak, tekad dan kekuatan bangsa Irak,” tegasnya.

Ditujukan kepada penduduk Mosul dia mengatakan, “Kami datang untuk pembebasan kalian.”

Dia menekankan bahwa komando operasi ini ada di tangan pasukan militer dan kepolisian, dan bukan oleh kelompok lain manapun.  (Baca juga: Operasi Pembebasan Mosul Dikabarkan Dimulai Hari Ini)

“Mereka (pasukan militer dan kepolisian Irak) berasal dari kalian dan untuk kalian, mereka sangat peduli kepada kalian. Tentara dan polisi saja yang akan masuk ke kota,” lanjutnya.

Tanpa menyebutkan nama pihak atau kelompok, Abadi juga menyatakan, “Dalam beberapa hari lalu ada upaya-upaya untuk mencegah dimulai operasi pembebasan Mosul, tapi upaya itu dapat digagalkan sebagai upaya pencegahan pembebasan Fallujah dapat digagalkan.” (mm/dpa/adadolu)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL