NewYork, LiputanIslam.com – Nama Jenderal Iran Qassem Soleimani terus berdengung di dunia Barat. Kali ini foto komandan Pasukan Quds dari pasukan elit Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ini terpajang di sampul majalah Newsweek terbitan Amerika Serikat (AS) disertai kalimat “Pertama Dia Perangi Amerika, Sekarang Dia Tumpas ISIS”.

Dalam nomornya yang terbit Kamis (27/11), Newsweek antara lain memuat pernyataan Dr Mowaffak al-Rubaie, anggota parlemen dan mantan penasehat keamanan nasional Irak, tentang kesungguhan Iran dalam membantu Irak memerangi kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

“Siapa yang datang kemari untuk menyelamatkan kami tiga hari setelah kota Mosul jatuh? ” soalnya.

“Bukan orang-orang Amerika. Mereka hanya mengirim serangan udara tiga bulan kemudian, yaitu setelah tiga warganya (jurnalis James Foley, Steven Sotloff dan Peter “Abdul-Rahman”) dipenggal. Sedangkan kecepatan respon Iran kepada Baghdad dan Erbil datang sehari kemudian,” lanjutnya.

Menurut Newsweek, dalam satu tempo satu minggu Iran telah mengirim 88 jet tempur Sukkhoi buatan Rusia, mengirim pula para petempur terbaiknya dari IRGC untuk melatih dan memberi nasihat militer, dan menyediakan pilot, senjata dan seragam.

“Mereka juga mengirim otak militernya, Qasem Soleimani, pemimpin Pasukan al-Quds, yang dipandang oleh banyak pemimpin militer sebagai komandan yang sangat ulung dan ahli strategi perang hebat,” tulis Newsweek.

“Mesipun seharusnya rahasia, namun Soleimani membiarkan dirinya difoto pada September lalu di medan-medan pertempuran kota Amerli, sebagai pesan jelas yang dikirim kepada Barat bahwa Teheran sangat eksis (di Irak),” lanjut mingguan yang berbasis di New York ini.

Newsweek yang berdiri sejak 1933 adalah majalah beroplah terbesar kedua di AS setelah Time dan  diedarkan pula ke seluruh penjuru dunia, termasuk Timur Tengah. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL