korban serangan isis di kobaneKobane, LiputanIslam.com –  Sekira 12 orang tewas dan 70 lainnya luka-luka diterjang ledakan bom mobil yang dilakukan oleh pelaku serangan bom bunuh diri kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di kota Ain al-Arab atau yang di kalangan warga Kurdi Suriah lebih dikenal dengan nama Kobane.

Sebagaimana diberitakan Russia Today, Kamis (25/6), pejabat pasukan rakyat Kurdi Suriah, Unit Perlindungan Rakyat (YPG), menyatakan sebuah bom mobil meledak di kota yang bersebelahan dengan garis perbatasan Turki dan mayoritas penduduknya bersuku Kurdi tersebut.

Serangan bom mobil ini terjadi bersamaan dengan serangan mendadak terhadap Kobane dari tiga arah yang dilakukan setelah seorang pelaku serangan bunuh diri ISIS meledakkan bom mobil di pintu perbatasan Murshid Binar.

Di bagian lain, para aktivis Suriah mengabarkan bahwa ISIS telah membantai sedikitnya 23 warga sipil, beberapa di antaranya anak kecil, perempuan dan lansia, dengan berondongan peluru di distrik Barakh Butan di selatan Kobane.

Juru Bicara YPG di Kobane, Idris Nasan, mengatakan kepada CNN, “Pasukan Kurdi terlibat pertempuran dengan ISIS yang melancarkan serangan ke Kobane pada pagi hari. Kawanan ISIS menyusup ke dalam kota dengan mengenakan pakaian khas para pejuang Kurdi sebelum membunuh orang-orang di dalam kota.”

Dia menambahkan, “Ada beberapa kawanan bersenjata ISIS yang terkepung di dalam rumah di sebuah perkampungan. Pasukan YPG sedang menangani mereka, entah dengan membunuh atau menawan mereka.”korban serangan isis di kobane2

Mengenai modus operasi ISIS, pejabat Kurdi ini menjelaskan, “Kota Kobane mendapat serangan secara fokus dan pelik di mana para anggota ISIS menyusup ke dalam kota dari dua arah timur dan barat. Mereka menyamar sebagai pasukan YPG. Akibatnya, masyarakat tidak curiga apa-apa ketika melihat mereka, namun setelah itu mereka tiba-tiba melepaskan tembakan dan membunuh banyak warga sipil.”

Menurut Nasan, sebagian penyerang berbicara dengan menggunakan bahasa Kurdi. Dahsyatnya, mereka mengetuk rumah-rumah penduduk dan meminta warga keluar rumah. Begitu semua keluar, kawanan bersenjata itu segera membantai mereka. Tidak jelas berapa jumlah para penyerang, sebagaimana belum jelas pula jumlah persis warga sipil Kurdi yang terbunuh.

Dia mengatakan bahwa para penyerang juga menggunakan bom mobil dan motor berbahan peledak untuk menyerang kota.
Kantor berita resmi Suriah, SANA, dan TV negara ini melaporkan bahwa pasukan berani mati ISIS itu masuk ke Kobane dari arah Turki, namun Turki membantah dan menyatakan mereka datang dari kota Jarablus, Suriah.

Pasukan Kurdi YPG berhasil mengusir gerombolan bersenjata ISIS dari Kobane pada Desember tahun lalu setelah berjuang dan bertempur melawan gerombolan teroris yang mengatasnamakan agama Islam itu selama sekitar lima bulan. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL