isis perempuan

Foto: Ilustrasi

Raqqah, LiputanIslam.com – Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menerapkan cara baru dalam menghukum orang yang melawan atau melanggar doktrin dan peraturan mereka.

Dalam sebuah kasus yang terjadi di kota Raqqah, Suriah, satu perempuan dilaporkan meninggal dunia akibat dihukum gigit oleh organisasi pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi tersebut.

Sebagaimana diberitakan situs Taht al-Mijhar, seorang gadis penduduk Raqqah Kamis (7/11) mengatakan bahwa sebuah mobil al-Hisbah (nama satuan pasukan patroli ISIS yang bertugas memantau aksi pelanggaran) telah menghentikan mobil seorang wanita kota Raqqah karena wanita itu diketahui mengenakan cadar transparan.

Dalam peristiwa yang terjadi sekitar seminggu lalu itu wanita tersebut didakwa menentang ajaran Islam sehingga harus dikenai sanksi hukuman.

Dia kemudian dipersilakan memilih satu di antara dua jenis hukuman yang harus dikenakan terhadapnya; dicambuk atau digigit. Dia memilih dihukum gigit dengan anggapan bahwa dihukum cambuk jauh lebih berat dan menyakitkan.

Dia lantas digigit oleh algojo perempuan ISIS asal Maroko di bagian leher. Namun tragis, wanita terhukum itu tak lama kemudian sekarat dan tewas akibat pembuluh darahnya pecah dan terjadi pendarahan hebat. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL