Sanaa,LiputanIslam.com-Juru bicara angkatan bersenjata Yaman menyatakan, pasukan koalisi anti-Yaman tidak menanggapi permintaan gencatan senjata di medan tempur. Yahya Surai` juga mengabarkan bahwa koalisi Saudi kerap menggunakan senjata-senjata terlarang dalam agresi ke Yaman.

Menurut Surai`, koalisi Saudi dalam rentang waktu 10 hari terakhir telah melakukan 350 serangan rudal ke Yaman. Kebanyakan serangan ini dilakukan di provinsi Saada dan al-Hudaydah. Puluhan warga sipil dikabarkan terbunuh dan terluka akibat gelombang serangan tersebut.

Dia mengatakan, tentara dan pasukan relawan Yaman mampu mengambil alih kontrol sejumlah kawasan strategis di dataran tinggi Jizan.

Sementara itu, Komite Nasional Tawanan Yaman dikabarkan menjalin kesepakatan pertukaran tawanan dengan koalisi Saudi.

Al-Murtadha menyatakan, kesepakatan ditandatangani dengan pengawasan penuh dari wakil PBB untuk urusan Yaman.

Dia berharap, proses pertukaran tawanan ini berlangsung lancar tanpa ada kendala yang sengaja dibuat-buat. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*