Doha,LiputanIslam.com-Situs harian Qatar, al-Sharq, mengunggah klip video yang segera diposting berulangkali di media-media sosial. Konon, klip video itu adalah yang menyebabkan Jamal Khashoggi hilang atau dibunuh.

Dalam klip yang merupakan bagian dari sebuah wawancara televisi tersebut, Khashoggi mengutarakan sikap keras rezim Saudi terhadap para penulis negara itu.

“Sebelum bulan Ramadan, dan sebelum saya pergi ke AS, saya memilih bungkam atas perintah dari pemerintah Saudi. Saya dilarang untuk menulis atau merilis statemen terkait isu-isu aktual saat itu. Saya merasa sangat tertekan dan tidak nyaman dengan hal ini. Saya merasa telah direndahkan, karena saya adalah penulis ternama dan tidak tahan jika tidak menulis atau mengunggah tweet,”kata Khashoggi.

“Saya mengalami kondisi yang sulit, hingga akhirnya terjadi krisis Qatar (dengan Saudi dan sekutunya). Kawan-kawan mengontak saya dan mengatakan, kau sungguh beruntung karena dilarang untuk menyampaikan pendapat di media. Mereka mengatakan, krisis Qatar telah mengubah para penulis Saudi seperti badut-badut di sirkus. Mereka memublikasikan tuduhan, isu, dan kebohongan-kebohongan di media. Para penulis menyebarkan hal-hal yang tidak pantas bagi seorang penulis terhormat,”tambahnya.

“Saya merasa beruntung karena dilarang menulis. Suatu saat, seseorang menghubungi saya dan meminta agar saya kembali menulis. Dia berkata, sudah tiba saatnya Anda berkarya lagi. Saya katakan kepadanya, saya akan mundur dari dunia jurnalistik dan tak akan menulis lagi. Sebab, saya diundang ke pesta yang saya tidak bisa menari di sana (saya diminta menulis hal-hal yang tidak sesuai dengan martabat saya).” (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*