Brussels,LiputanIslam.com-Uni Eropa mengutarakan keprihatinannya atas sanksi yang dijatuhkan AS terhadap Mohammad Javad Zarif (menlu Iran).

Dilansir dari kantor berita AFP, juru bicara Uni Eropa dalam statemennya menyatakan, organisasi negara-negara Eropa ini akan tetap melanjutkan kerjasama dengan Zarif, walau dia sudah dijatuhi sanksi oleh Washington.

Baca: Dijatuhi Sanksi AS, Zarif; Terima Kasih!

Tiongkok melalui juru bicara kemenlunya melayangkan kecaman keras terhadap langkah AS ini. Beijing meminta agar Washington berusaha lebih keras untuk mendukung perdamaian dan stabilitas di kawasan.

“Kami memerhatikan statemen pejabat AS dan respor Mr. Zarif terhadap masalah ini. Sikap Tiongkok dalam hal ini sangat jelas. Pemerintah Tiongkok menentang tindakan sepihak AS ini, yang dari sisi hukum merupakan sebuah langkah yang keras. Kami percaya, sanksi ini tidak bisa membantu penyelesaian masalah,”kata jubir kemenlu Tiongkok.

Pemerintah AS pada hari Rabu (31/7) mengumumkan sanksi atas menlu Iran. Menurut seorang pejabat AS, Washington tidak lagi menganggap Zarif sebagai figur prioritas untuk menjalin hubungan.

Merespon sanksi AS, Zarif menyebut sanksi itu tidak berarti apa-apa baginya. Dia mengatakan, baik diri atau keluarganya tidak memiliki aset atau rekening di luar negeri. Zarif bahkan berterima kasih karena dianggap sebagai ancaman besar bagi AS. (af/alalam/tasnim)

Baca Juga:

Delegasi Militer UEA ke Iran, Netizen Saudi Tebar Kecaman

Jerman Tolak Gagasan AS Bentuk Koalisi Militer untuk Melawan “Ancaman Iran”

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*