Sanaa, LiputanIslam.com –  Pasukan Yaman telah menembakkan rudal balistik Badr 1 ke arah kamp militer modern di Najran, bagian selatan Arab Saudi, Jumat (17/8/2018). Bersamaan dengan ini rakyat Yaman menggelar unjuk rasa akbar anti Amerika Serikat (AS) dan Arab Saudi.

Kantor berita Saudi, SPA, mengutip pernyataan jubir pasukan koalisi pimpinan Saudi, Turki al-Maliki, bahwa rudal itu ditembakkan dari provinsi Amran, Yaman utara, dengan sasaran kota Najran, namun berhasil dicegat dan dihancurkan di angkasa sebuah kawasan gurun oleh sistem pertahanan udara pasukan koalisi.

Dalam pernyataan itu Al-Maliki kembali menuduh Iran menyokong kelompok pejuang Ansarullah (Houthi) dengan tujuan mengacaukan keamanan regional dan global.

SPA menyebutkan bahwa sejauh ini jumlah rudal yang telah ditembakkan oleh Ansarullah ke arah Saudi mencapai 176 buah.

Arab Saudi sejak tahun 2015 memimpin pasukan koalisi Arab yang melancarkan invasi militer ke Yaman dengan dalih membantu kubu mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi menumpas Ansarullah yang menguasai ibu kota Yaman, Sanaa, dan sejumlah provinsi sejak tahun 2014.

Sementara itu, rakyat Yaman di hari yang sama menggelar unjuk rasa akbar di kota Sanaa dan sekitarnya untuk mengancam Amerika Serikat dan Arab Saudi yang mereka sebut sebagai penyebab kenaikan harga barang dan mahalnya mata uang Dolar AS di Yaman.

Sebelumnya, Ketua Dewan Tinggi Revolusi Yaman Mohammad Ali al-Houthi menyerukan kepada rakyat negara ini agar menggelar unjuk rasa mengutuk tekanan ekonomi AS dan sekutunya terhadap Yaman yang telah menyebabkan kenaikan harga, kemiskinan, dan kelaparan. (mm/alalam/raialyoum

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*