turki melih-gokcekAnkara, LiputanIslam.com – Wali Kota Ankara Melih Gokcek menyatakan bahwa dinas rahasia Israel, Mossad, berada di balik serangan teror terhadap majalah Perancis Charlie Hebdo dengan tujuan membangkitkan permusuhan antara Eropa dan umat Islam.

“Dukungan pemerintah Perancis kepada berkas kedaulatan Palestina telah membangkitkan kekecewaan Israel, dan inilah yang kemudian mendorong Israel melakukan tindakan seperti itu di ibu kota Perancis,” ungkapnya dalam konferensi ke-4 pemuda partai Keadilan dan Pembangunan.

Gokcek menilai Israel tidak menghendaki berkas kemerdekaan Palestina mengalami kemajuan di Eropa. Karena itu, para agen spionase Israel lantas bergerak dan memotori serangan-serangan yang dapat membangkit permusuhan antara masyarakat Eropa dan umat Islam, sebagaimana terlihat dalam peristiwa serangan terhadap 50-an masjid dan tempat khusus umat Islam di Perancis pasca tragedi Charlie Hebdo.

Belakangan ini sudah banyak beredar laporan media mengenai keterlibatan Israel dalam serangan terhadap majalah satir tersebut. Beberapa hari lalu situs berita IB Times memuat laporan mengenai keterlibatan Mossad dalam serangan tersebut dengan judul “Hubungan Antara Serangan Charlie Hebdo dan Mossad: Apakah Israel Meluapkan Kemarahannya Terhadap Pengakuan Perancis Atas Negara Palestina?”

Naifnya, setelah itu IB Times memilih menghapus laporan itu sembari menyatakan permohonan maaf karena telah memuat laporan tersebut.

Tak hanya media, beberapa analis independen juga melirik Mossad sebagai otak serangan yang terjadi pada Rabu pekan lalu tersebut. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*