video jenderal iran di amirliBaghdad, LiputanIslam.com – Sebuah penggalan video yang diklaim sebagai rekaman jenderal Iran menari bersama relawan Irak dalam pembebasan kota Amirli dari kepungan pasukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) beredar di internet dan ramai diberitakan oleh berbagai media di Timur Tengah, termasuk al-Arabiya, Annahar, dan Rai al-Youm Kamis kemarin (4/9).

Dalam video yang diunggah di situs berbagi video YouTube di hari yang sama oleh akun Radio Sawt Beirut International dengan judul “Ketika Jenderal Iran Menari di Irak” itu terlihat sosok pria bercambang putih mengenakan baju lengan panjang warna coklat muda dan topi hitam ikut menari-nari bersama beberapa relawan Irak sambil membawa senjata laras panjang. Pria dalam video yang hanya berdurasi 13 detik itu diklaim sebagai Mayjen Qasem Soleimani, Komandan Pasukan al-Quds dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Disebutkan bahwa tarian itu terjadi menyusul pembebasan kota Amirli dari kepungan ISIS oleh pasukan keamanan dan relawan Irak. Kota yang dihuni oleh sekitar 18000 warga Syiah bersuku Turkmen itu dua bulan lebih dikepung ISIS dan berhasil dibebaskan Ahad lalu (31/8) dalam sebuah operasi singkat yang menewaskan sekitar 80 anggota ISIS. (Baca: Kota Amirli Bebas Dari Kepungan ISIS, AS Tak Ikut Andil dan Anggota ISIS Yang Tewas di Amirli 80, di Sulaiman Bek 23 Orang)

Meski baru sekedar klaim, video itu cukup menghebohkan karena selama ini pemerintah Iran selalu menepis keterlibatan pasukannya dalam perang melawan kawanan teroris di Irak. Teheran hanya mengaku memberikan bantuan pengarahan, konsultasi dan senjata ke Irak.

Sebuah sumber yang meminta namanya tidak disebutkan kepada kantor berita Anadolu Turki mengaku mengetahui keberadaan Soleimani di Amirli.

“Kami mengetahui keberadaan Soleimani di Amirli, dan wajah yang terlihat dalam penggalan video dan gambar itu sangat mirip dengan wajah Soleimani,” katanya.

Dia semakin yakin bahwa pria yang terekam dalam video itu adalah Jenderal Soleimani karena tangan kanannya terlihat kerepotan mengacungkan senjata ke atas dalam tarian itu. Menurutnya, jenderal IRGC itu mengalami cidera di bagian tangan kanan dalam peristiwa Perang Iran-Irak di era diktator Irak Saddam Hossein pada dekade 1980-an.

Seorang saksi mata juga mengaku melihat sang jenderal dan sempat mengucapkan selamat kepadanya pasca pembebasan Amirli.

“Tapi orang-orang yang ada disekitarnya tidak membolehkan saya mengambil gambarnya, dan bahkan saya tidak boleh ikut diambil gambar bersamanya,” tuturnya.

Namun demikian, hingga Kamis sore kemarin belum ada komentar apapun dari Jenderal Soleimani sendiri maupun pemerintah Iran dan Irak soal video tersebut.

Videonya dapat disaksikan di bawah ini:

(mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL