Dayr al-Zawr, LiputanIslam.com – Puluhan orang, termasuk delapan anak kecil, tewas terkena serangan udara Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di provinsi timur Dayr al-Zawr, Suriah.

Lembaga Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) mengatakan serangan mematikan telah menghantam desa al-Sha’afa, yang terletak di sisi timur Sungai Eufrat,  Jumat (21/12/2018).

“Setidaknya 27 orang tewas pagi ini di al-Sha’afa,” kata Direktur Eksekutif SOHR Rami Abdel Rahman.

Dia juga menyebutkan bahwa beberapa orang terluka parah akibat serangan koalisi pimpinan AS ini, dan korban sipil yang tewas mencakup delapan anak kecil.

Al-Shaafa dan Hajin adalah dua desa utama di wilayah terakhir kantung yang masih ditempati oleh kelompok teroris ISIS di Dayr al-Zawr di dekat perbatasan Irak.

Tentara Suriah berhasil membebaskan kota Dayr Al-Zawr dari pendudukan ISIS pada November 2017.

AS dan sekutunya telah membombardir apa yang mereka sebut posisi ISIS di Suriah sejak September 2014 tanpa izin dari pemerintah Damaskus maupun mandat PBB.

Serangan udara pasukan koalisi telah gagal memenuhi apa yang mereka sebut penumpasan terorisme, dan malah menghancurkan banyak infrastruktur Suriah dan menjatuhkan banyak korban sipil.

Serangan udara AS kali ini terjadi dua hari setelah Presiden AS Donald Trump mendadak mengumumkan  penarikan pasukan AS dari Suriah sembari mengklaim berhasil mengalahkan ISIS.

Pentagon mengaku telah memulai proses penarikan total 2.000 tentara AS dari Suriah.

Pengumuman ini menimbulkan kekhawatiran para sekutu AS di Eropa maupun kawasan Timteng yang telah lama mensponsori pemberontakan dan terorisme di Suriah.

Para pengamat menilai penarikan pasukan AS dari Suriah sebagai kemenangan bagi Damaskus dan sekutunya. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*