NewYork, LiputanIslam.com –  Twitter menangguhkan operasi jaringan bot pro-Saudi yang menyebarkan tweet mengenai kasus hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi setelah NBC News, Jumat (19/10/2018), menyoal adanya ratusan akun dengan tweet dan retweet berisi cuitan pro-Saudi dalam satu waktu.

Menurut NBC, beberapa akun menggunakan tagar bahasa Arab yang menjadi tren dunia teratas pada hari Minggu. Tagar itu menggunakan kalimat yang jika diterjemah berarti “Kami Semua Percaya Kepada Mohammad Bin Salman (MbS).” MbS adalah putra mahkota Saudi yang dituduh oleh pejabat Turki terlibat dalam penghilangan Khashoggi dan dugaan pembunuhan.

Seorang karyawan Twitter yang meminta identitasnya dirahasiakan karena tidak berwenang berbicara kepada media mengatakan perusahaannya mendeteksi operasi akun bot dan telah menangguhkan lebih banyak akun pro-Saudi sebelum mereka diketahui oleh para peneliti.

Dia menjelaskan bahwa akun-akun itu dihapus karena melanggar peraturan tentang spam, dan menyebutnya sebagai penghapusan operasi spam.

Twitter mengklaim telah menindak lanjuti bot jaringan serta membersihkan jutaan akun palsu.

Selama satu pekan terakhir akun-akun bot itu membuat pesan yang mengajak para pengguna Twitter meragukan laporan bahwa Khashoggi dibunuh di konsulat Saudi di Istanbul.

Ben Nimmo, senior di Laboratorium Forensik Digital Atlantic Council, yang melacak kesalahan informasi online, mengatakan bahwa cara pengoperasian bot itu memungkinkan mereka untuk ‘tidak terlacak radar’ sehingga menunjukkan bahwa kelompok di balik bot Twitter itu telah beradaptasi untuk menghindari larangan. (mm/raialyoum/huffingtonpost)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*