Washington, LiputanIslam.com –  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pasukan AS di Afghanistan akan dipulangkan jika pembicaraan pemerintahannya dengan kelompok militan Taliban mengarah pada “perjanjian”.

“Untuk pertama kalinya mereka berbicara tentang penyelesaian, mereka berbicara tentang membuat kesepakatan, dan kami membawa orang-orang kami pulang jika itu terjadi,” kata Trump dalam sambutannya di Gedung Putih, Washington, Kamis (31/1/2019).

Dia melanjutkan, “Kita akan lihat apa yang terjadi. Tapi mereka dalam negosiasi yang sangat serius untuk pertama kalinya.”

AS dan Taliban mengakhiri perundingan enam hari di Doha, Qatar, Sabtu, sementara pemerintah Afghanistan menyatakan bahwa AS telah meyakinkan para pejabat Afghanistan bahwa fokus pembicaraan mereka ialah upaya memfasilitasi perdamaian dan memastikan penarikan pasukan asing.

Sumber-sumber Taliban kepada Reuters mengklaim bahwa kedua pihak menyetujui draf perjanjian perdamaian, yang menetapkan penarikan pasukan asing dari Afghanistan dalam jangka waktu 18 bulan, tapi jadwal ini kemudian dibantah oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri AS.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid menekankan keharusan penarikan pasukan asing dalam  perundingan selanjutnya.

“Sampai masalah penarikan pasukan asing dari Afghanistan disepakati, kemajuan dalam masalah lain tidak mungkin,” kata Mujahid.

Utusan perdamaian AS untuk Afghanistan Zalmay Khalilzad Senin lalu menyatakan bahwa para pejabat AS dan Taliban telah menyetujui kerangka kerja kesepakatan perdamaian yang dapat mengarah pada penarikan pasukan AS secara total dari Afghanitsan dengan imbalan gencatan senjata dan pembicaraan Taliban dengan pemerintah Afghanistan. (mm/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*