Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah berhasil merebut dan menguasai kembali stasiun pembangkit listrik Tishreen di Sungai Furat, yang tercatat sebagai pembangkit listrik tenaga air terbesar kedua di negara ini.

Russia Today melaporkan bahwa polisi militer Rusia memulai patrolinya di sekitar fasilitas strategis tersebut sejak Senin (18/11/2019) setelah pasukan pemerintah Suriah tersebut berhasil merebutnya.

Baca: Suriah akan Adukan AS kepada PBB Ihwal Pencurian Minyak

Pembangkit listrik Tishreen menghasilkan sekitar 630 megawaat, dan dibangun oleh para insinyur Rusia dan Suriah di Sungai Furat, 90 kilometer dari kota Aleppo, sekitar 20 tahun silam.

Baca: Putin Nyatakan 90 Persen Wilayah Suriah Bebas dari Pendudukan Teroris

Pasukan Arab Suriah sebelumnya juga telah merebut kembali stasiun pembangkit listrik tenaga air terbesar di kota Tabqa, provinsi Raqqa, yang pernah diduduki oleh kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (IS/ISIS/ISIL/DAESH). (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*