Damaskus, LiputanIslam.com –  Sistem pertahanan udara Suriah telah mencegat beberapa rudal yang dilepaskan oleh jet tempur Israel ke posisi-posisi militer di provinsi Hama dan provinsi Tartus, Selasa (4/9/2018).

“Sistem pertahanan udara telah menghadang serangan jet tempur Israel yang masuk dengen ketinggian rendah dari barat Beirut dan bergerak ke selatan lalu menyasar beberapa posisi militer kami di provinsi Tartus dan Hama. Rudal-rudal musuh telah direaksi, sebagian di antaranya telah dijatuhkan, dan jet penyerang terpaksa kabur,” terang sumber militer Suriah kepada kantor berita Suriah, SANA.

SANA melaporkan lima rudal Israel berhasil dirontokkan di angkasa pinggiran provinsi Hama, dan penduduk setempat mengatakan serpihan rudal Israel jatuh di dekat kota Nasirah dan desa Dahr al-Qusair di bagian barat provinsi Homs.

Direktur Rumah Sakit Masyaf menyebutkan satu orang terbunuh dan empat lainnya terluka akibat serangan Israel tersebut.

Di pihak lain, sumber militer Israel di hari yang sama mengatakan pihaknya telah melancarkan 200 kali serangan ke sasaran-sasaran Iran di Suriah pada tahun lalu, dan sebanyak 800 bom dan rudal yang sebagian besarnya dilesatkan dari jet tempur ke sasaran-sasaran di Suriah telah dirontokkan.

Laman surat kabar Yedioth Ahronoth milik Israel mengutip keterangan sumber anonim bahwa militer Israel pada tahun mengungkap mundurnya pasukan Iran sejauh 80 kilometer dari perbatasan utara (Golan) dan serangan ke pangkalan-pangkalan Iran di Suriah telah diterapkan “di seluruh kawasan.”

Sumber itu kemudian mengklaim, “Serangan itu telah menyebabkan Iran meninggalkan pangkalan-pangkalan di Suriah dan menghentikan penyelundupan senjata.” (mm/sana/raialyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*