Damaskus, LiputanIslam.com –   Kemlu Suriah mengecam serangan Israel terhadap pabrik tembaga di kawasan industri Hisyah, provinsi Homs.

Kemlu Suriah melayangkan surat terpisah kepada Sekjen PBB dan Ketua Dewan Keamanan PBB mengenai serangan terhadap obyek sipil tersebut.

“Serangan Israel ini terjadi bersamaan dengan peringatan seabad perjanjian terkutuk Balfour, dan ini merupakan bukti bahwa rezim pendudukan Israel masih belum puas dengan melakukan terorisme negara terhadap penduduk Arab di Palestina pendudukan, Suriah, dan Lebanon, dan bahkan dalam berperan sebagai pengayom resmi bagi teroris,” ungkap Kemlu Suriah, Kamis (2/11/2017).

Pemerintah Damaskus mendesak Dewan Keamanan agar mengecam serangan tersebut dan melakukan “tindakan tegas dan segera untuk menghentikannya serta memperkarakan dukungan Israel kepada teroris yang notabene mengacaukan dan mengobarkan situasi di kawasan dan dunia.”

Kamis kemarin tersiar laporan bahwa jet tempur Israel Rabu malam waktu setempat telah menyerang beberapa posisi di wilayah Suriah setelah terbang rendah secara intensif di angkasa Lebanon.

Sumber di Lebanon mengatakan bahwa dari bagian timur Lebanin yang berbatasan dengan Suriah terdengar beberapa ledakan kuat yang diduga berasal dari serangan udara Israel terhadap sasaran di provinsi Damaskus dan Homs. (mm/rayalyoum)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL