Istanbul, LiputanIslam.com –   Setelah menutup 20 stasiun TV dan radio, polisi Turki menyerbu tiga pengadilan dan tiga penjara di kota Istanbul untuk menangkap 162 pejabat dan pegawai pengadilan dan penjara.

Reuters melaporkan bahwa menyusul adanya instruksi penangkapan para pejabat dan pegawai itu polisi Turki, Jumat (30/9/2016), menyerbu penjara terbesar Turki di Istanbul serta beberapa gedung pengadilan.

Sebagai kelanjutan dari “tindakan keras pasca kudeta gagal” 15 Juli lalu, polisi negara ini menyerang tiga pengadilan di Istanbul untuk meringkus 87 pegawai pengadilan dan menangkap 75 sipir, pegawai dan pejabat penjara Turki di tiga penjara Istanbul karena diduga terlibat aksi kudeta yang menurut pemerintah Turki didalangi oleh tokoh agama Fethulleh Gulen yang tinggal di Amerika Serikat tersebut.

Pasca kudeta gagal itu, sejauh ini pemerintah Turki telah memecat sekitar 100,000 pejabat dan pegawai di angkatan bersenjata, administasi pemerintahan, aparat keamanan, dan badan pengadilan serta menangkap lebih dari 32,000 orang.

Belakangan ini, pemerintah Turki juga memerintahkan penutupan 20 stasiun TV dan radio, satu di antara TV khusus anak kecil, karena dianggap menebar propaganda teror.  Sebagian besar stasiun itu dikelola oleh suku Kurdi Turki.  (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL