NewYork, LiputanIslam.com –   Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menilai positif peran Iran di Timteng dengan menyebutnya “konstruktif”, baik di Yaman maupun di Suriah.

Seperti dimuat situs resmi PBB www.un.org, penilaian itu dinyatakan Guterres dalam jumpa pers, Jumat (18/1/2019), saat menjawab pertanyaan wartawan Ali Barada dari Asharq al-Awsat dan France 24 mengenai rudal balistik dan “campurtangan” Iran di Timur Tengah.

“Pertanyaan saya adalah tentang Iran, yang oleh komunitas internasional telah diseru agar berhenti mengembangkan rudal balistiknya dan melakukan campur tangan lain di negara-negara Timur Tengah. Bagaimana Anda melihat situasi sekarang? Apakah Anda memiliki seruan atau desakan khusus agar dilakukan Iran saat ini, terutama dengan meningkatnya tekanan dari Amerika Serikat?” tanya Ali Barada.

Sekjen PBB menjawab, “Ya, pertama dari semuanya, jika ada sesuatu yang dapat saya minta kepada Iran maka ialah bahwa Iran memiliki sikap konstruktif dan positif, yaitu, dalam kaitannya dengan dua situasi di mana kita terlibat secara dramatis di kawasan, baik itu Yaman, baik itu Suria. Dan saya percaya itu sangat penting bahwa Iran memainkan peran konstruktif dalam kedua situasi ini.”

Tanpa memberikan penjelasan lebih jauh tentang itu, Guterres kemudian menyinggung soal terowongan yang diklaim Israel telah digali oleh kelompok pejuang Hizbullah Lebanon, dan juga ditanyakan oleh Ali Barada.

Guterres mengatakan,” Sekarang, jelas, setiap terowongan dengan tujuan militer yang dibuat  di negara mana pun dan melintasi perbatasan ke negara lain adalah sesuatu yang sama sekali tidak dapat diterima. Dan, memang, bagi PBB, ada kemungkinan untuk memverifikasi terowongan-terowongan itu, dan kami telah mengutuknya dengan sangat jelas.”(ms/un)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*