Potret bendera ISIS.

Damaskus, LiputanIslam.com – Kawanan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kini terkepung di kawasan yang menjadi kantung terakhir mereka di Suriah dekat perbatasan Irak dan “menjalani saat-saat terakhir mereka.” Demikian dikatakan oleh seorang pejabat Pasukan Demokrat Suriah (SDF).

Reuters melaporkan bahwa  aliansi pasukan dengan komponen utama milisi Kurdi  dan didukung oleh pasukan Amerika Serikat (AS) itu meningkatkan serangan terhadap ISIS dalam dua hari terakhir.

“Mereka hidup di saat-saat terakhir, dan mereka menyadari bahwa pertempuran ini adalah serangan untuk membasmi mereka,” kata kepala kantor media SDF Mustafa Bali.

Sementara itu, mengenai kemajuan SDF,  juru bicara koalisi pimpinan AS Kolonel Sean Ryan mengatakan, “SDF membuat kemajuan besar dan terus membebaskan lebih banyak derah yang dikuasai ISIS, dan pertempuran masih berlangsung.” (mm/rt)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*