Riyadh, LiputanIslam.com –  Putra Mahkota Arab Saudi Mohamed bin Salman (MbS) menerima kunjungan delegasi Kristen Evangelis untuk pertama kalinya sebagai langkah baru dalam proses normalisasi hubungan secara terbuka Saudi-Israel.

Delegasi itu dipimpin oleh aktivis Kristen Evangelis asal Amerika Serikat (AS) yang tinggal di Israel (Palestina pendudukan 1948), Joel Rosenberg, yang dikenal sebagai orang yang getol membela Israel, sebagaimana dilaporkan Jerussalem Post milik Israel.

Dalam delegasi juga terdapat Mike Evans, pendiri Jerusalem Prayer Team yang di situs webnya telah mengaku sebagai “pemimpin Zionis Amerika-Kristen yang taat.”

Dalam pertemuan yang berlangsung Kamis lalu (1/11/2018) itu kedua pihak membicarakan hal-hal yang berkaitan langsung dengan Israel dan Palestina, selain hubungan Saudi dengan AS.

“Ini adalah momen bersejarah bagi Pangeran Mahkota Saudi untuk secara terbuka menyambut para pemimpin Kristen Evangelis di Istana. Kami didorong oleh keterusterangan dari percakapan dua jam dengan dia hari ini,” ungkap delegasi itu dalam sebuah statemennya.

Arab Saudi semula bersikukuh pada kebijakan bahwa normalisasi hubungan dengan Israel bergantung pada penarikan rezim Zionis ini dari tanah Arab yang didudukinya pada perang Timur Tengah 1967, yaitu wilayah yang dicanangkan oleh pihak Palestina sebagai negaranya di masa mendatang.

Namun, memburuknya hubungan Saudi dengan Iran telah memicu spekulasi bahwa kepentingan bersama dapat mendorong Saudi dan Israel untuk bekerjasama melawan apa yang mereka anggap sebagai ancaman umum Iran.

Pada April lalu MbS lalu menyatakan Israel berhak untuk hidup damai di tanah mereka sendiri. Sebulan sebelumnya, untuk pertama kalinya Arab Saudi membuka zona udaranya bagi penerbangan komersial ke Israel.

Jerussalem Post menilai kunjungan delegasi tersebut ke Saudi sebagai pertanda baru perkembangan hubungan Israel-Saudi.

Surat kabar Washington Post milik AS melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah meminta kepada para petinggi AS tetap menyokong MbS meskipun dia sedang terbelit kontroversi kasus pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi. (mm/alalam/nbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*