Sanaa, LiputanIslam.com –  Pakar politik yang juga petinggi gerakan Ansarullah (Houthi) di Yaman, Hamid Razaq, dalam serangkaian pesan singkatnya di Twitter, Ahad (29/9/2019), menyebutkan bahwa Saudi pada hari itu mulai melobi negara-negara Barat untuk membendung penyiaran dan penyebaran video—video yang merekam operasi militer terbaru pasukan Yaman yang bersandi “Pertolongan dari Allah”.

Dia menyebutkan bahwa pada Ahad pagi rezim Saudi telah mengirim pesan-pesan melalui perantara orang-orang Barat agar melakukan lobi untuk menghentikan penayangan dan publikasi rekaman video tahap awal operasi Pertolongan dari Allah, yang merupakan salah satu operasi terbesar dan paling memalukan Saudi dalam perangnya terhadap Yaman.

Menurutnya, upaya lobi itu dilakukan karena video-video itu membuat Saudi tak dapat lagi berlagak kuat dan sok jago sembari menutupi fakta-fakta yang dialami pasukannya di berbagai front pertempuran melawan tentara dan para pejuang Yaman.

Baca: Tentara Yaman Merinci Operasi Militernya yang Sangat Menghebohkan di Najran, Saudi

Belakangan ini pasukan Yaman merilis satu persatu rekaman video kepungan dan gempurannya terhadap tentara Saudi dan pasukan bayaran Saudi hingga sebagian besar menyerah, dan sebagian lain kabur bersama kendaraan-kendaraan lapis baja, yang beberapa di antaranya tetap terkena serangan hingga terjungkir dan terbakar.

Sementara itu, pakar militer dan strategi dari Suriah, Turki Hasan, mengatakan kepada saluran TV Al-Alam milik Iran bahwa operasi militer Yaman menjadi pelajaran bagi pihak yang menyerang Yaman.

“Saudi hendaknya mengetahui berbagai dimensi operasi Pertolongan dari Allah dan bagaimana pasukan Yaman menggunakan taktik dan strategi yang beruntun,” ujarnya.

Dia menilai ada beberapa faktor keberhasilan operasi itu, termasuk kecermatan dan kehebatan gerakan intelijen Yaman dalam menghimpun berbagai informasi penting, dan kehebatan manuver pasukan Yaman dalam mengecoh musuhnya.

Baca: Kobaran Api Raksasa Melahap Stasiun Kereta di Jeddah

Beberapa rekaman video memperlihatkan kaburnya para komandan pasukan Saudi dengan mobil-mobil lapis baja, serta tindakan mereka mengerahkan banyak pasukan bayaran dan merekrut anak-anak kecil sebagai perisai.

Dalam  video juga disebutkan adanya korban di antara pasukan bayaran Saudi yang bergelimpangan terkena serangan udara Saudi sendiri. Para korban itu ada yang tewas dan ada pula yang luka karena dibom ketika kabur ataupun hendak menyerah kepada pasukan gabungan Yaman. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*