People stand at the site of an airstrike which witnesses said was by Saudi-led coalition aircraft on mourners at a hall where a wake for the father of Jalal al-Roweishan, the interior minister in the Houthi-dominated Yemeni government, was being held, in Sanaa, Yemen October 8, 2016. REUTERS/Khaled Abdullah

Foto: Reuters

Sanaa, LiputanIslam.com –   Pasukan Arab Saudi cs kembali melakukan aksi yang sangat kejam dan tak berprikemanusiaan di Yaman.  Lebih dari 100 terbunuh dan sekitar 700 lainnya luka-luka terkena serangan jet-jet tempur pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi terhadap sebuah gedung yang menjadi tempat sebuah acara berkabung atas meninggalnya seseorang di Sanaa, ibu kota Yaman, Sabtu (9/10/2016).

Ghazi Ismail, menteri kesehatan Yaman pada pemerintahan Ansarullah (Houthi) dan sekutunya, mengatakan bahwa pasukan koalisi pimpinan Saudi telah menyerang aula tempat para pelayat berkumpul pada acara dukacita mengenang ayah dari menteri dalam negeri Yaman pada pemerintahan tersebut, Jalal al-Roweishan, yang meninggal karena sakit pada Jumat (8/11/2016).

Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu serangan pasukan Saudi cs yang paling mematikan dalam sebuah insiden tunggal  selama pasukan ini menyerang Yaman sejak Maret 2015 sampai sekarang dengan dalih membela pemerintahan presiden Yaman tersingkir Abd Rabbuh Mansour Hadi.

Penduduk setempat mengatakan jet tempur pasukan koalisi Arab telah menyerang tempat acara berkabung itu dengan menembakkan dua rudal. Satu rudal di antaranya menghantam dan mengoyak  gedung hingga menimbulkan kebakaran dan gumpalan asap besar, sedang yang lain menghantam lokasi di dekatnya.

Saksi mata menyatakan banyak korban yang tubuhnya hangus dan terpotong-potong di gedung tersebut dan lokasi sekitarnya, dan sedikitnya dua pejabat lokal juga terbunuh akibat serangan biadab ini.

Juru bicara Departemen Kesehatan Yaman Tamim al-Syami  mengatakan jumlah korban meninggal lebih dari 100 orang, sementara korban luka sekitar 700 orang. Upaya pencarian korban dari puing-puing bangunan masih terus dilakukan.

Komisi Tinggi Revolusi Yaman menegaskan bahwa pasukan koalisi Arab Saudi sudah jauh melampau batas dalam menebar kejahatan sehingga tak segan-segan melancarkan serangan yang “tidak mungkin dilakukan oleh siapapun yang beriman kepada syariat Islam.”

Dewan Tinggi Politik Yaman memastikan bahwa kebengisan Saudi cs ini tidak akan mungkin dibiarkan berlalu begitu saja oleh para pejuang Yaman, melainkan pasti akan mendapat balasan setimpal.

Di luar negeri, juru bicara Kemlu Iran Behram Ghasemi dan Sekjen Hizbullah Lebanon Sayyid Hassan Nasrallah mengutuk keras serangan tersebut.  (almasirah/ reuters /irna/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL