rouhani spechTeheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa semua negara menyambut gembira kesepakatan nuklir Iran, kecuali Israel, kalangan garis keras di Amerika Serikat (AS), dan para ekstrimis Muslim.

Sebagaimana dilaporkan al-Alam, dalam pidatonya di parlemen Iran, Majelis Syura Islam, saat menyerahkan draf anggaran tahun baru Iran yang akan dimulai tanggal 21 Maret 2016 dan rencana pembangunan lima tahun ke-6, Minggu (17/1), Rouhani menilai terealisasinya kesepakatan nuklir Iran sebagai kesuksesan bagi semua komponen bangsa Iran, termasuk angkatan bersenjata karena seandainya mereka tidak maksimal dalam menjaga keamanan dan stabilitas maka negara ini tidak akan dapat mencetak prestasi dalam perundingan nuklir.

“Dalam kesepakatan nuklir ini tidak ada faksi yang menang atas faksi yang lain. Sebaliknya, bangsa Iranlah yang menang. Tak ada yang kalah, baik di dalam negeri maupun negara-negara yang berunding dengan kita. Semuanya gembira, kecuali kaum Zionis, para penebar perang dan perpecahan di barisan umat Islam, dan kalangan garis keras di AS,” ujarnya.

Dia menilai kesepakatan nuklir Iran akan membuka jalan bagi pertumbuhan, kemajuan, dan koordinasi Iran dalam berinteraksi Iran dengan dunia.

“Dalam negosiasi nuklir kita berhasil menjadikan negara-negara besar mengakui secara resmi hak-hak nuklir kita, kita dapat melawan proyek iranfobia dan bekerja untuk memperbaiki citra kita yang mereka buat di dunia, dan kita juga dapat membuktikan bahwa pemerintah dan rakyat Iran adalah orang-orang yang berpikir rasional, mencintai perdamaian dan tangguh dalam membela hak-haknya,” lanjutnya.

Dia juga menegaskan bahwa keberhasilan Iran dalam negosiasi nuklir telah menambah rasa percaya diri bangsa Iran serta menciptakan kredibilitas politik dan sosial yang besar bagi pemerintah Iran. (mm)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL