Teheran, LiputanIslam.com – Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) mengerahkan segenap kemampuannya terhadap bangsa Iran, namun bangsa ini terus bertahan melawannya dengan penuh rasa percaya diri.

Dalam rapat kabinetnya, Rabu (20/2/2019), menjelaskan bahwa konspirasi AS terhadap Iran, terutama di kancah politik, akan tetap kandas.

“Kita hidup di tengah keadaan di mana hasil perang kehendak akan muncul… Tak syak lagi, kehendak bangsa Iran telah sukses di depan Amerika,” ujarnya.

Rouhani menyinggung bahwa AS gagal mendorong Eropa agar mengikuti jejaknya keluar dari perjanjian nuklir Iran. Menurutnya, beberapa bulan lalu AS menyelenggarakan pertemuan level puncak anti-Iran di Dewan Keamanan PBB, namun AS justru mendapat tekanan yang membuatnya terpaksa menyatakan bahwa pertemuan ini tidak fokus pada Iran, melainkan pada perdamaian, keamanan dan isu senjata pemusnah massal.

Rouhani mengatakan bahwa para anggota Dewan Keamanan enggan menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran sehingga AS menderita kekalahan memalukan di dewan ini.

Mengomentari upaya Washington dalam KTT Warsawa yang telah berlangsung belum lama ini, Presiden Rohani mengatakan bahwa AS semula mengumumkan bahwa konferensi ini akan diselenggarakan untuk melawan Iran, namun, setelah mendapat penentangan dari pihak-pihak lain yang hadir dalam konferensi ini AS juga terpaksa mengganti topik pembicaraan sembari menyatakan bahwa KTT ini membahas Timur Tengah secara umum.

Presiden Iran menambahkan bahwa AS tetap tidak dapat membentuk pertemuan untuk menjaga pamornya yang terpukul dalam KTT Warsawa di mana Eropa yang meskipun merupakan sekutu utama AS telah mengirim delegasi berlevel rendah . (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*