SONY DSC

TelAviv, LiputanIslam.com – Situs Debka milik Israel mengungkapkan jenis roket yang diluncurkan dari Suriah ke Israel ketika Israel melancarkan serangan udara di sekitar Damaskus, dan menekankan bahwa Israel telah menerima teguran keras dari Rusia terkait dengan agresi Israel terhadap Suriah.

Sham Times mengutip laporan Debka yang berspesialisasi di bidang intelijen, Kamis (27/12/2018), bahwa Moskow Rabu lalu telah mengancam Tel Aviv dengan menyatakan bahwa tentara Suriah akan melesatkan lebih banyak rudal “S-200” yang juga dikenal sebagai “SA-5” jika terjadi serangan lagi Israel ke Suriah.

Mengutip sumber-sumber militer, Debka menambahkan bahwa Rusia mengingatkan Israel bahwa Suriah tidak akan meluncurkan serangan rudal baru ke Israel secara sepihak, tetapi mencanangkan strategi “sasaran dibalas sasaran”, dan akan menunjukkan reaksi setimpal terhadap setiap serangan baru Israel.

Menurut Debka, teguran Rusia itu mengukuhkan asumsi bahwa rudal Suriah yang sengaja ditembakkan ke Israel tidak terlepas dari faktor serangan baru-baru ini di sekitar Damaskus.

Situs itu juga menunjukkan bahwa sekitar 250 ribu orang Israel terkena dampak serangan rudal Suriah, dan penduduk Hadera dan Qaisira serta Zikhron Yaakov dan Or Akiva dan Binyamina merasakan getaran yang disebabkan oleh ledakan rudal Suriah, dan bau mesiu menyebar di udara selama berjam-jam setelah insiden itu.

Debka mngingatkan bahwa dampak satu rudal ini memberikan gambaran mengenai bagaimana jika  ancaman Rusia dilaksanakan dengan peluncuran lima atau sepuluh rudal ke Israel.

Laman berbahasa Ibrani itu menyebutkan bahwa peringatan Rusia itulah yang mendorong pihak berwenang Israel, menurut salah seorang pejabatnya, untuk mengakui tanggung jawabnya atas serangan baru-baru ini. Dia mengklaim bahwa pemboman itu telah menghancurkan sarana pertahanan udara Suriah yang menembak  pesawat-pesawat penyerang.

Sumber-sumber militer Debka mengkonfirmasi bahwa tiga sasaran pemboman Israel adalah pusat komando divisi kesepuluh dari pasukan Suriah di Qatana, dan pangkalannya di Dimas, serta lokasi divisi keempat di Saboura. (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*