Teheran, LiputanIslam.com – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memulai manuver ofensif di perairan Teluk Persia bersamaan dengan kedatangan kapal induk AS USS John C. Stennis ke wilayah ini, Sabtu (21/12/2018).

RT melaporkan bahwa IRGC berlatih menjatuhkan helikopter musuh dengan menggunakan ranjau laut,  menduduki posisi strategis ekonomi musuh, dan mengendalikan pelabuhan di Teluk Persia.

IRGC memublikasi video pelatihan yang memperlihatkan pasukan khususnya, Pasukan Sabirin, menyerang sebuah pulau di Teluk.

Seorang komandan Angkatan Darat IRGC mengatakan bahwa militer AS memerintahkan pasukannya di wilayah ini untuk siaga bersamaan dengan berlangsungnya latihan perang tersebut.

“Manuver IRGC telah menggentarkan dan menakutkan Amerika Serikat,” katanya.

Manuver ini terjadi sehari setelah kapal-kapal IRGC melakukan uji coba rudal di dekat kapal induk AS John Stennis yang memasuki perairan Teluk untuk pertama kalinya sejak 2001.

Juru bicara manuver bersandi “Nabi Besar SAW” ke-12 ini, Brigjen Hamid Sarkhali, mengkonfirmasi keberhasilan IRGC dalam pengalaman proses ofensif dari laut ke darat.

“Kami mencoba memindahkan pasukan melalui darat,  kemudian menyeberangi laut ke gurun lain, dan menyerang musuh di sini,” katanya dalam sebuah wawancara eksklusif dengan saluran TV al-Alam.

Menurutnya, operasi ini menunjukkan kekompakan antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut IRGC serta kesiapan mereka mengubah strategi pertahanan menjadi strategi serangan. (mm/rt/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*