Damaskus, LiputanIslam.com –   Sistem pertahanan udara Suriah telah melawan serangan rudal di kawasan sekitar Damaskus dan kawasan lain di bagian tengah negara ini pada Ahad malam (31/5/2019), sebagaimana dilaporkan SANA.

Dalam laporan segeranya, kantor berita resmi Suriah itu menyatakan, “Sistem pertahanan udara telah mencegat serangan rudal di pinggiran Damaskus dan Homs.”

SANA menambahkan bahwa sistem itu dapat merontokkan beberapa rudal di antaranya.  Meski tidak disebutkan serangan itu berasal dari mana, namun sistem itu biasanya dikerahkan untuk melawan serangan udara atau rudal Israel ke posisi-posisi militer di Suriah.

Reporter AFP mengaku mendengar suara beberapa ledakan keras di Damaskus, sebagaimana di waktu yang sama juga terdengar ledakan keras di provinsi Homs ketika sistem payung udara Suriah menembak sasaran di angkasa.

Baca: Israel Tangkap Menteri Hubungan Yerusalem al-Quds

Beberapa laporan menyebutkan bahwa sistem itu telah mencegat sejumlah rudal di sekitar daerah al-Kiswah dan al-Daimas, masing-masing di selatan dan barat Damaskus.

Harian al-Ekhbariya Suriah melaporkan bahwa sistem itu melawan serangan di pinggiran Damaskus, dan ada pula laporan yang menyebutkan bahwa sebuah pusat penelitian di Jamraya menjadi sasaran serangan rudal musuh.

Media resmi Suriah memberitakan bahwa sistem pertahanan udara telah menjatuhkan tiga rudal di angkasa pinggiran selatan Damaskus.

Satu sumber anonim menyatakan bahwa rudal Israel telah menyasar pusat riset sains di kawasan Jamrayah di Damaskus dan terdengar ledakan yang mengguncang kawasan itu.

Laporan terbaru reporter Al-Alam menyebutkan bahwa ledakan sisa rudal yang tak tertangkis oleh sistem itu telah menjatuhkan beberapa korban luka serta kerugian materi pada sejumlah rumah dan tempat perdagangan di kawasan Ashrafiya Sahnaya di selatan Damaskus.

Baca: Bahrain Mengaku Tak Akan Menormalisasi Hubungan dengan Israel

Sumber militer Suriah mengatakan kepada Sputnik bahwa peristiwa itu merupakan “serangan Israel dengan sasaran sejumlah posisi militer di pinggiran barat daya Damaskus dan pinggiran selatan Homs.”

Dia menambahkan, “Rudal-rudal itu ditembakkan dari enam jet tempur dari angkasa Libanon ke beberapa posisi militer kami. Pertahanan udara kami dapat merontokkan sejumlah rudal di antaranya sebelumnya mencapai sasaran, dan ada korban luka di antara pasukan kami, sebagaimana juga ada kerugian materi.” (mm/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*